Sabtu, 26 November 2016

Cerita Humor malam pertama yang kocak

Cerita Humor malam pertama yang kocak
Dibawah ini Cerita Humor malam pertama yang kocak, tentunya anda penggemar humor tidak akan melewatkannya.

1. Hadiah Malam Pertama

Sehari sebelum menikah, Gareng bermain tenis. Tanpa sengaja bola kembalian dari temannya yang cukup keras mengenai selangkangan Gareng.

Dengan menahan sakit yang luar biasa, dia pergi ke dokter. Setelah memeriksanya, dokter kemudian memberi obat penghilang rasa sakit dan membalut alat kelamin Gareng dengan tebal dan rapi.

Keesokan harinya di malam pertama, sambil membuka bra, Istrinya menghampiri Gareng,

Istri: “Mas, tak seorang pun pernah menyentuhnya. Ini benar-benar fresh untukmu.”

Gareng pun melepaskan celananya,

Gareng: “Lihat ini. Masih terbungkus rapi.”



2. Dinamit Malam Pertama

Sepasang Suami Istri yang baru saja menikah bersiap untuk tidur bersama. Si Suami melepaskan kemejanya, menonjolkan bisepnya dan menyombong,

Suami: “Sayang, tiap lengan ini menyimpan kekuatan setara dengan dua ratus kilogram dinamit.”

Si Istri sangat terkesan melihatnya. Suaminya lalu melepaskan celananya, mempertontonkan kakinya yang berotot,

Suami: “Tiap kaki menyimpan kekuatan setara dengan lima ratus kilo dinamit.”

Ketika si Suami melepaskan celana dalamnya, si Istri memandangnya dengan wajah ngeri.

Suami: “Ada apa?”

Istri: “Saya harus keluar ruangan! Dinamit sebanyak itu dengan “sumbu” yang pendek ruangan ini pasti akan segera meledak!”



3. Malam Pertama: Lupa Permainan

Seorang kakek menikah dengan seorang gadis muda belia. Pada malam pertama perkawinan mereka si lelaki naik ke ranjang dan berbisik pada si wanita.

Kakek: “Sayang, apakah ibumu pernah mengatakan padamu apa yang harus kau lakukan pada malam pertama seperti ini?”

Istri: “Ya,” sahut si wanita seraya mencium kening Suaminya. “Ia mengatakan semuanya secara terperinci.”

Kakek: “Bagus, sebab saya sudah lupa sama sekali.”



4. Kisah Lucu Mencari Lubang Di Malam Pertama

Seorang tukang tambal ban akan menikah, karena belum pernah melakukan hubungan badan maka ia bertanya kepada temannya apa yang harus dilakukannya pada malam pertama. Menurut temannya bila ada lubang masukin aja. Seminggu kemudian menikahlah si tukang tambal ban tersebut dengan gadis pujaannya.

Ketika malam pertama si tukang tambal ban teringat akan ucapan temannya. Ketika melihat lubang telinga ia pun memasukkan anunya, tapi Istrinya malah menjerit kesakitan. Ia pun mengurungkan niatnya. Lalu ia melihat lubang hidung dan melakukan kembali seperti yang pertama dan Istrinya pun menjerit kembali.

Setelah tiga kali berturut-turut melakukan hal yang sama maka ia pun kebingungan dan ia pun berfikir pasti temannya telah menipunya. Lalu kemudian ia pun terdiam, setelah beberapa saat kemudian ia memangku Istrinya dan membawanya ke kamar mandi dan merendamnya kedalam bak, tak lama kemudian muncullah gelembung-gelembung udara dari tubuh sang Istri lalu ia pun tersenyum dan berteriak kegirangan.



5. Sepatu Kado Malam Pertama

Sepasang pengantin, Petruk dan Ratmi B29, akan melalui malam pertamanya. Setelah acara usai, sepasang pengantin ini masuk kamar. Di kamar sudah tertumpuk kado dari rekan-rekan mereka.

Satu persatu kado di buka, mendadak Ratmi B29 tertawa girang. Dia menemukan kado berisi sepasang sepatu, dia ingin sekali untuk mencoba memakainya, ternyata sepatu tersebut kekecilan. Ratmi B29 terus memaksa, namun sia-sia. Petruk yang melihat tidak tega, terus bertanya.

Petruk: “Kenapa, terlalu sempit?”

Ratmi B29: “Iya mas, sakit nih…”

Petruk: “Saya masukin perlahan-lahan ya?”

Ratmi B29: “Iya mas, tapi jangan keras-keras ya?”

Suaminya membantu memakaikan sepatu sempit itu di kaki isterinya dengan sedikit memaksa.

Ratmi B29: “Mas, sakit mas… anunya terlalu sempit…”

Petruk: “Tahan donk, saya coba lagi ya?”

Tanpa mereka sadari, orang tua mempelai perempuan, Mak Yati Pesek, lagi nguping di balik pintu kamar pengantin… rupanya ibu mempelai perempuan ini berpikiran lain… dia tidak tega kepada anak perempuanya yang mengalami kesulitan saat malam pertama, saking tidak tahannya, terpaksa ibu mempelai wanita menyela dari balik pintu.

Mak Yati Pesek: “Kenapa nak, susah masuknya?”

Ratmi B29: “Iya maaak…”

Petruk: “Kekecilan sih tanteeee…”

Mak Yati Pesek: “Coba olesin dengan air liur…”

Petruk: “Baik, akan saya coba tante.”

Ratmi B29: “Cepat dong mas, dipoles ama air liur…”

Dengan tergesa-gesa pengantin pria memoles seluruh permukaan kaki isterinya dengan air liur.

Petruk: “Coba dimasukkan lagi ya sayang???”

Ratmi B29: “Iya mas…”

Setelah dimasukkan kaki yang dipolesi liur tadi ternyata dengan mudah masuk.

Petruk: “Nah… masuk kan???”

Ratmi B29: “Iya… tapi…”

Petruk: “Kenapa, masih sakit ya?”

Ratmi B29: “Ya gak terlalu sih, malah udah enak.”

Mak Yati Pesek: “Nah… tuh bisa masuk kan? Sekarang tinggal digoyang nak.”



6. Kisah Lucu Tragis Pengantin Pria Tewas Saat Malam Pertama

Di sebuah media cetak telah di beritakan ada seorang pria yang baru saja menikah telah tewas pada saat malam pertama pernikahannya. Sungguh tragis kematian pengantin pria ini, berikut beritanya :

Seorang pria muda dilaporkan tewas di rumah seorang janda berusia 75 tahun yang baru dinikahinya beberapa hari yang lalu. Sang Pria ditemukan tewas dengan tubuh membiru dan mulut berbusa. Jenazah pria tersebut langsung dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit terdekat untuk kepentingan otopsi.

Setelah dilakukan otopsi, ternyata sang pria telah tewas keracunan susu basi kedaluarsa……..



7. Malam Pertama: Pengantin Baru dan Penjahat

Sepasang pengantin baru sedang bersiap menikmati malam pertama mereka.

Istri: “Mas, aku masih perawan dan tidak tahu apa-apa tentang seks. Maukah Mas menerangkannya lebih dulu sebelum kita melakukannya?”

Suami: “Seks itu sederhananya begini?, kita umpamakan penjara, punya kamu selnya dan punyaku penjahatnya. Di penjara, penjahat harus dimasukkan ke dalam sel.”

Lalu mereka pun mulai bercumbu mengarungi lautan asmara.

Ketika sudah selesai dan si pengantin lelaki sedang berbaring akan memejamkan mata.

Istri: “Mas, penjahatnya lepas.”

Pengantin lelaki pun mulai lagi memasukkan ‘penjahatnya’. Rupanya si pengantin perempuan sangat menikmati hubungan asmara yang baru pertama ini ia rasakan. Setiap kali selesai, ia selalu mengatakan bahwa penjahatnya lepas atau melarikan diri keluar dari selnya.

Setelah sekian kali, dengan raut kelelahan, sang Suami berkata

Suami: “Dik, penjahat yang ini tidak menjalani hukuman seumur hidup.”



8. Malam Pertama Pengantin Baru

Selepas lima hari semenjak malam pertama, sepasang pengantin baru mengalami gangguan kesehatan. Setelah diperiksa dengan teliti, dokter menyimpulkan hal itu disebabkan frekuensi hubungan seks yang terlalu tinggi buat mereka.

Dokter: “Sebaiknya untuk sementara batasi dulu kegiatan seks kalian, tiga kali saja seminggu. Untuk memudahkan mengingat, saya sarankan untuk melakukan hubungan intim hanya pada hari yang berawalan dengan S, yaitu Senin, Selasa dan Sabtu.”

Tapi yang namanya pengantin baru, sang Suami rupanya tidak kuat juga menahan gejolak nafsunya. Sehingga pada malam ketiga puasa si Suami mendekati Istrinya yang sudah tidur. Kemudian ia mencumbu Istrinya sampai terbangun.

Istri: “Iiih Mas gimana sih, kan udah dibilangin sama dokter, Mas inget ngga ini hari apa?”

Suami: “Sum-at.”



9. Malam Pertama: Bagaimana Caranya

Pasangan muda yang sama-sama masih perawan akhirnya menikah. Masing-masing gugup ketika menghadapi malam pertama, namun tidak ada yang mau mengaku atau bertanya kepada pasangannya tentang apa yang harus dilakukan.

Didera kebingungan, si pengantin cowok bertanya kepada ayahnya.

Pengantin cowok: “Papa, apa yang harus saya lakukan?”

Ayah: “Telanjanglah dan naik ke tempat tidur.”

Kemudian ia melakukan apa yang disarankan ayahnya. Si pengantin cewek kaget setengah mati melihat kelakuan Suaminya, ia kemudian bertanya kepada ibunya.

Ibu: “Telanjanglah dan ikuti Suamimu.”

Setelah berbaring beberapa lama, si pengantin cowok ke luar kamar dan bertanya lagi kepada ayahnya.

Pengantin cowok: “Apa lagi yang harus saya lakukan?”

Sambil geregetan ayahnya menjawab,

Ayah: “Lihatlah tubuh telanjang Istrimu. Kemudian masukkan bagian tubuhmu yang paling keras ke tempat Istrimu kencing!”

Beberapa saat kemudian, giliran si pengantin cewek bertanya kepada ibunya,

Pengantin cewek: “Apa yang harus saya lakukan?”

Ibu: “Apa yang sedang dilakukan Suamimu?”

Setengah mengeluh si pengantin cewek berkata,

Pengantin cewek: “Ia sedang membenamkan kepalanya ke dalam toilet!”



10. Malam Pertama: Produk Obat Kuat Terbaru

Ada seorang pemuda bernama Mono datang ke apotik ingin beli obat kuat agar malam pertamanya setelah menikahi Omas terasa lebih indah.

Pada saat di apotik Mono ditawari oleh petugas apotik mengenai produk terbaru obat kuat.

Petugas Apotik: “Sekarang ada obat baru yang lebih mantap, Mas. Mau mencoba?”

Mono: “Mau dong. Apa nama dan keistimewaannya?”

Petugas Apotik: “Namanya SuperP. Dengan menelan pil ini dan bilang “Pow”, senjata Anda akan menegang dengan cepat. Kalau Anda sudah puas, tinggal bilang “Wow” dan senjata Anda akan kembali lemas.”

Karena sangat mahal, lelaki tersebut membeli dua pil untuk uji coba.

Sesampai di rumah, dia masuk ke toilet dan mencobanya. Ditelannya satu pil dan berucap “Pow”. Seketika itu juga senjatanya berdiri dan mengeras dengan cepat. Setelah puas, dia pun bilang “Wow” dan senjatanya kembali ke kondisi semula.

Malam harinya dengan penuh percaya diri lelaki tersebut merayu Istrinya untuk berhubungan seks. Ketika keduanya sudah berada di atas ranjang dalam keadaan telanjang, dengan cepat si lelaki menelan pil SuperP yang terakhir dan berucap “Pow”.

Begitu ‘burung’-nya bertengger dengan gagahnya, Omas memekik kegirangan, “Wow!”

Acara malam pertama pengantin baru Mono dan Omas menjadi berantakan.

11. Malam Pengantin: Suami Bayar, Istri Kembalian

Semar adalah pemuda yang tajir, diba baru saja menikahi Nunung seorang gadis cantik dengan kulit putih dan juga mulus. Setelah malam pertama dia lalui, keesokan harinya dia bertemu dengan si Asmuni teman dekatnya. Lalu terjadilah sebuah percakapan seperti berikut.

Asmuni: “Widih ada pengantin baru nih. Kok pagi buta gini muka lu udah pucet? Berapa ronde nih tempur semalem?”

Semar: “Berapa ronde apanya mun, sangking asyiknya gue bertempur semalem ampe lupa ngelakuin kebiasaan gue sebelum nikah mun.” (bercinta dengan WTS).

Asmuni: “Apaan tuh?”

Semar: “Ya seperti biasanya gue abis bercinta ngasih duit.”

Asmuni: “Waduh!!?? Trus gimana si Nunung? Marah2 sama lu?”

Semar: “Itu yang bikin gue shock mun. Si Nunung malah ngasih kembalian..”



12. Malam Pertama: Tidak Tahu Caranya

Seperti yang terjadi pada malam pertama itu, Nunung sudah menunggu di ranjang perkawinan, akan tetapi Ateng ,mempelai pria, malah tiduran disebelah Istrinya tanpa menyentuh si Istri sedikitpun.

Dan dipagi hari esoknya Ateng mencoba menanyakan kepada mertuanya yang kebetulan seorang kyai.

Ateng: “Pak kyai, saya heran,katanya malam pertama itu enak tapi semalam koq saya tidak merasakan apa-apa ya?”

Kyai: “Maksudnya bagaimana nak Ateng?”

Ateng: “Iya tadi malam saya tidur disamping Istri saya sampai pagi dan tidak merasakan apa-apa.”

Kyai: “Hah,,? Jadi semalam nak Ateng sama sekali tidak melakukan hubungan Suami Istri?”

Ateng: “Hubungan Suami Istri itu bagaimana pak kyai?”

Kyai: “Waduh…! Hubungan Suami Istri yaitu hubungan badan!”

Ateng: “Hubungan badan itu seperti apa pak kyai?”

Kyai: “Jadi nak Ateng benar-benar tidak tahu arti hubungan badan atau hubungan sex?”

Ateng: “Tidak tahu pak kyai.”

Kyai: “Ok, kalau begitu saya akan jelaskan, hubungan badan atau sex itu adalah memasukan punya nak Ateng (sambil meraba sang empunya) dan memasukan kedalam miliknya Nunung atau Istrimu.”

Ateng: “Oh.. Begitu? Baiklah nanti malam akan saya praktekan sesuai apa yang pak kyai jelaskan.”

Benar saja diwaktu malam tiba dan Nunung sedah diatas ranjang, segeralah di lucuti semua pakaian yang melekat ditubuhnya, begitupun Ateng dengan sigap melepas pakaian ditubuhnya sendiri.

Dan bugillah mereka berdua diatas ranjang, setelah mengingat sebentar penjelasan dari pak kyai atau sang mertua Ateng tanpa ba bi bu langsung memasukan “miliknya” kedalam ke”punyaan” Istrinya. Tanpa hambatan langsung masuk dan Ateng pun terdiam, bahkan tertidur sampai pagi. Dan keesokan harinya pak kyai menegor Ateng si menantu.

Kyai: “Bagaimana nak Ateng nikmat kan malam pertamanya?”

Ateng: “Nikmat apaan pak kyai, wong setelah punya saya masuk,saya tidak merasakan apa-apa,paling cuma anget doang! Pak kyai bohong ah..!”

Kyai: “Loh.. Bohong gimana? Memangnya setelah milik nak Ateng masuk trus apa yang nak Ateng lakukan?”

Ateng: “Saya diam saya,Istri saya juga diam.”

Kyai: “Nak..Ateng tidak mencabut,lalu memasukkan lagi?”

Ateng: “Tidak!”

Pak kyai mulai menyadari kepolosan menantunya,akhirnya dia memberikan sebuah ide.

Kyai: “Nak Ateng,kalau begitu nanti malam tepat jam sepuluh,nak Ateng siap-siap memasukan milik nak Ateng kedalam milik Nunung, tapi nak Ateng tunggu aba-aba dari saya,nanti malam nak Ateng dengarkan aba-aba dari bapak berupa bunyi Kenthongan yang biasa buat Ronda malam oleh hansip kampung kita.”

Ateng: “Bagaimana mekanismenya pak kyai?”

Kyai: “Begini caranya,nanti kalau nak Ateng sudah siap dan tinggal memasukan,akan terdengar bunyi kenthong, jadi nanti setelah terdengar bunyi “tong” yang pertama nak Ateng segeralah masukan “milik” nak Ateng kedalam “milik” Nunung, lalu jika terdengar bunyi “tong yang kedua” nak Ateng segera cabut dari milik Nunung, dan jika terdengar bunyi “tong yang ketiga” masukan lagi, tong ke empat masukan lagi, dan begitu seterusnya. Bagaimana,setuju?”

Ateng: “Baiklah pak kyai,saya akan mengikuti suara tong.”

Benar saja jam 9 malam Ateng sudah ancang-ancang siap memasukan “miliknya kedalam punya Istri. Dan tiba-tiba terjadi mati lampu,tapi Ateng tidak beranjak dari posisinya,tetap siaga menunggu aba-aba dari mertuanya. Sementara diluar kamar pak kyai sibuk menyalakan obor akibat mati lampu, tepat jam 10, pak kyai membunyikan kentongan yang di instruksikan, tong pertama,kedua,ketiga dst, tanpa sadar obor yang dipegang pak kyai terjatuh dan membakan kandang kambing dibelakang rumah, sontak saja pak kyai mempercepat bunyi kenthong tanda kebakaran! Tong..tong..tong..tong..dan semakin cepat.



13. Malam Pertama: Netto 50 Kg

Hari ini sepasang muda mudi dari golongan tidak mampu akhirnya menikah. Saking miskinnya mereka mendesain baju pernikahan dari bahan bekas karung terigu. Nah ini dia yang paling ditunggu, Malam pertama telah tiba. Setelah para undangan pada pulang, Petruk dan Istrinya langsung bergegas masuk ke pelaminan. Maksudnya tempat beradu alat kelamin. Mungkin karena masih baru mereka masih malu-malu kucing.

Petruk : “Yank, mau yang gelap apa yang terang?”

Istri: “Yang terang aja Mas, ikh, ikh, ikh…”

Istri: “Monggo Mas, dimulai saja, mumpung masih anget-anget”

Merekapun mulai melepas seragam pengantinnya yang terbuat dari kantong terigu cap segitiga biru.

Istri: “Mas Kok kamu pakai bedaknya sampai sekujur badan?”

Petruk : “Yank ini bukan bedak, tapi terigu yang nempel di pakaian kita”

Istri: “Ooooooooooooo”

Istri: “Mas I love You..”

Petruk : “Aku juga sangat mencintaimu De..”

Nah pas mau buka celana dalamnya Si Petruk, Istrinya berteriak histeris. Menyaksikan Istrinya histeris Petruk langsung panik.

Petruk : “Ada apa Yank, ada apa..kamu kenapa..?”

Istri: “Mas, nggak mau Mas, Aku nggak kuat..”

Petruk : “Iya tapi kenapa?”

Istri: “Mas, jangan Mas, Aku nggak kuat..”

Petruk : “Kenapa, apa Aku kurang ganteng?”

Istri: “Nda”

Petruk : “Lah terus kenapa..?”

Istri: “Pokoknya Aku nggak mau Mas, aku nggak kuat kuat”

Karena sang Istri terus meronta ronta akhirnya Petruk pun menyerah.

Petruk : “Ya sudah yank, Aku nyerah saja sekarang apa maumu?”

Istri: “Tidak Mas Aku tidak apa-apa..”

Petruk : “Lha trus kenapa kamu menangis seperti orang ketakutan gitu?”

Istri: “Aku ngeri Mas, coba baca celana dalammu itu..” (Netto 50 Kg, Kwalitas terjamin 100%)



14. Kisah Lucu Malam Pertama: Suami Bertato

Pada malam pertama sehabis pernikahan sang Istri membuka baju sang Suami dilihat dadanya ada tatto bertuliskan REEBOK dan dipaha bertuliskan NIKE. Sang Suami menjelaskan bahwa itu adalah persyaratan kontrak pada sang produser.

Setelah semua terlepas sang Istri melihat di anunya tertulis AIDS! Sontak sang Istri langsung marah. Namun sang Suami dengan tenang menjelaskan. “Coba kau panjangkan dulu anuku.” Setelah mengembang dengan sempurna, terlihatlah tulisan ADIDAS, lalu sang Istri tak marah lagi.



15. Malam Pertama: Mantan Pria

Suami: “Huft..papah lemes nie mah!”

Istri: “Papah sih..semangat bgt mainnya.”

Suami: “Tapi goyangan mamah mantab dah..ga ada duanya!”

Istri: “Ah…papah bisa aja!” (sambil ngelus2 anu Suaminya)

Suami: “Eemm…mamah msh pengen ya?”

Istri: “Ah..engga ko pah!”

Suami: “Ntu ko elus2..anu papah lg?” (sambil merem-melek keenakan)

Istri: “Emm…kangen aja mamah!”

Suami: “Maksudnya?”

Istri: “Dulu mamah pernah punya.”

Suami: “haaahhhh….???? (langsung pingsan kejang-kejang)



16. Kisah Lucu Malam Pertama: Pakaian Dalam Bekas

Ratmi B29 adalah seorang gadis desa yang sangat miskin yang menikah dengan lelaki idamannya yang tak lain adalah pacar satu-satunya, Mono namanya. Pemuda tidak mampu yang juga masih satu kampung dengannya.

Untuk persiapan tempurnya (malam pertama), Ibunya Ratmi B29 membuatkan sebuah BH dan CD untuk anak gadisnya. Karena tidak punya uang, Ibunya membuatkan BH dari bekas kantong pupuk Urea dan kain spanduk Pemilu untuk CD-nya.

Malam pertama-pun tiba, saat sedang bermesraan dan Mono hendak memulai ‘serangan’nya, tiba-tiba ia pingsan, karena melihat BH Istrinya yang bertuliskan : “BERAT BERSIH 50 KG. HATI- HATI BERACUN!”. Ditambah lagi dengan tulisan yang ada di CD Istrinya: “CUKUP DICONTRENG, JANGAN DICOBLOS!”.

Keesokan harinya, penderitaan pasangan pengantin baru tersebut berlanjut. Kali ini, justru Ratmi B29 yang pingsan saat melihat CD (Celana Dalam) Suaminya yang terbuat dari bekas spanduk jamu Nyonya Meneer yang bertuliskan: “BERDIRI SEJAK TAHUN1898”.



17. Malam Pertama: Hening

Pada suatu keluarga Betawi dikawinkanlah tiga anak perempuannya secara bersamaan, setelah acara perhelatan selesai tibalah malam pertama dan tentunya masuk kamarlah ketiga pengantin baru tersebut. Dengan maksud untuk mengetahui keharmonisan ketiga anak perempuannya, dilakukan pengecekan pada tengah malamnya.

Di depan pintu kamar anak tertuanya terdengar suara lembut mendayu-dayu.
“Wah, bu ternyata anak pertama kita bertipe ‘romantis’” kata bapak kepada ibunya menarik kesimpulannya.

Di depan pintu kedua terdengan suara gaduh.
“Anak kedua ketiga kita bertipe ‘agresif’ rupanya,” kata si bapak.

Setelah sampai di pintu ke tiga, tidak terdengar suatu suara pun, ditunggu lima, sepuluh, setengah jam tetap sunyi.
“Wah kok tidak terdengar apa-apanya bu, bagaimana kalau kita intip saja?” kata bapak.

Si ibu dengan penasaran pun langsung mengiyakan ajakan si bapak. Pada saat yang bersamaan dari dalam terdengar suara tersedak anak perempuannya : “Aah fafaf fagi fenak-fenak fok difiintif.”



18. Malam Pertama: Lubangnya Kekecilan

Si Mono baru saja kawin sama Nunung. Tapi gara-gara terlalu bersemangat pas siang harinya pas kawinan, jadinya malamnya mereka kecapekan dan gak berhubungan intim. Malam harinya mereka sempet-sempetnya makan bakso bersama di dalam kamar. Ibunya Mono menguping dari balik pintu dan mendengar suara…

Nunung: “Mas, sudah tak kocok-kocok gak keluar-keluar.” (Sambil mengocok botol sambal.)

Mono: “Jelas aja, wong lobangnya kecil gitu!”

Nunung: “Ya sudah, ujungnya tak gunting yo?”

Ibunya Mono langsung kaget bagai petir menyambar di tengah malam, mendobrak pintu kamar dan teriak, “Jangan!!! Anu anak saya jangan digunting!”



19. Malam Pertama: Cabut Gigi

Ada sepasang pengantin di kamar mereka pada malam pertama mereka. Tengah malam saat ayam masih belum berkokok, sang isteri mengerang,

Istri: ” Aduh mas…gimana ini mas…?”

Suaminya mencoba menenangkan,

Suami: ” Jangan menangis sayang, nanti ibu bapak dengar, kayaknya mereka belum tidur deh…”

Kebetulan kamar mertua mereka tepat berada di samping kamar mereka.

Isterinya menangis tersedu-sedu,

Istri: “…. sakit Mas….”

Karena tidak dapat menahan sakit, isterinya malah makin keras tersedu-sedu. Sang Suami pun menenangkan dengan suara yang sedikit keras,

Suami: “Sabar sayangku… besok saja ya kita cabut….”

Ternyata di kamar samping, si mertua lelaki memang belum tidur. Dia mendengar anak perempuan paling disayanginya mengerang, tapi wajarlah malam pertama, pikirnya. Tapi kali ini, dia sudah hilang kesabaran, kasihan dengan anak perempuannya. Dia pergi ke kamar sebelah dan menendang pintu kamar mereka.

Dengan marah, sang mertua lelaki berteriak,

Mertua: “Apa-apaan kau?!!! Anakku bakalan mati kalao besok baru dicabut!!! CABUT SEKARANG!!!”

Kedua pengantin itu kaget. Dengan malu-malu pengantin perempuan mennjawab,

Istri: “Kalau sakit gigi gak mungkin mati, Bapak…. Lagian mana ada dokter gigi buka jam segini…”



20. Malam Pertama: Menembus Celana Dalam

Semar usianya masih muda sekitar 18 tahunan tetapi telah jatuh cinta pada seorang nenek berumur sekitar 50 tahunan yang bernama Omas. Karena Semar sudah bekerja, maka Semar ingin menikahi Omas.

Setelah menikah, Semar ingin menikmati malam pertama bersama Omas. Setelah berjuang dengan susah payah, akhirnya Usman berhasil menembus sela-sela pahanya si Omas dan memasukan burungnya ke liang si Omas. Dengan bangga Semar memuji Omas:

Semar: “Wahhh hebat benar Omas, masih perawan !!!”

Dengan kalemnya Omas menjawab :

omas: “Maaf Mas, tadi bukan perawan saya yang sampeyan tembus, tetapi celana dalam saya yang belum sempat saya buka.”

21. Malam Pertama: Gajah Mau Telepon

Penganten baru… Pada suatu senja yang diwarnai oleh hujan yang cukup lebat, tersebutlah sepasang pengantin yang belum lama menikah. Mereka sedang bercengkrama di beranda sambil menikmati pemandangan air hujan yang jatuh dipekarangan rumah mereka, sambil menikmati penganan kecil, dan minuman minuman ringan sedikit keras. ( masih romantis ..maklum penganten baru..) Tiba tiba sang Suami korslet urat isengnya.. dan berkata tiba tiba.

Suami: “Ma,.. kita maen tebak-tebakan yuk.. ”

Istri: “Hayo ajah.. sapa takutttt”

Suami: “Aku punya pertanyaan nich ma.. di dalam perut papi ada apanya..”

Istri: “Alahhhhhh paling juga sayur asem yang tadi siang..”

Suami: “Salahh bukan itu jawabannya.. dipikir dulu deh..”

Istri: “Kacang”

Suami: “Salah”

Istri: “Usus”

Suami: “Salah”

Istri: “Uhhhhhhhhhhhhhhhh .. apa sich.. ???” (sambil manja2 dikit)

Suami: “Dalam perut papi.. ada GAJAHnya…”

Istri: “Kok bisa”

Suami: “Yach ndak tahuuuu lha yang pasti sich..ini belalainya udah nongol… nongol..”

Istri: “Ahhhh papi nakallllll … sebell kalo gitu doank sich mami juga bisa.. ”

Suami: “Oh ya.. ? coba apa pertanyaannya”

Istri: “Sammaa.. di dalam perut mami ada apanyaa?”

Suami: “He he he he he he… muach muach muach.. kamu hamil yach ???”

Istri: “SALAH”

Suami: “Yachhhhh.. lalu.. mmm ada .. Istrinya gajah?”

Istri: “SALAH”

Suami: “Apa donkkkk??”

Istri: “Dalam perut mami ada TELPON UMUMNYA”

Suami: “HAHHHHHHHHHHH???????”

Istri: “Iyahhh ini tempat masukin koinnya udah keliatan tuch..”

Suami: “Ooohhhh”

Pada malam harinya…. disaat sudah waktunya untuk menuju ke peraduan, terjadilah dialog singkat sekaligus penutup cerita ini..

Suami: “Mammiiii” ( dengan nada berbisik )

Istri: “Apaaaaaa?” (manja lagi jawabnya…)

Suami: “Mammmmm”

Istri: “Apaaa.. to the point ajahh..”

Suami: “Mmmmmmmmmm, GAJAH MO NELPON.”



22. Pusat Hiburan

Pasien : “Dok, saya mau tanya kenapa sih rambut atas saya putih semua?”

Dokter : “Ya jelas, soalnya diataskan pusat pikiran, makanya rambut atas cepat putih.”

Pasien : “Tapi pak dokter, kenapa rambut bawah saya tidak putih?”

Dokter : “Iyalah… soalnya dibawah kan pusat hiburan!”



23. Malam Pertama: Buang Air

Istri: “Mas ko diem aja?”

Suami: “Habis,,aku malu de..!!”

Istri: “Mas..!! kita kan udah suami istri jadi kenapa harus malu?”

Suami: “Aku juga bingung mau ngapain ?”

Istri: “Aduh mas, aku jadi bingung gmn ngejelasinnya yah (sambil nahan emosi) ya udah mas bikin yg jorok-jorok dah, ngerti gak ?”

Suami: “Klo itu aku ngerti, he..he (sambil nyengir)”

Akhirnya sang istri merebahkan dirinya di kasur yg dihiasi aneka bunga, Sang istri pun akhirnya bisa tersenyum manja sambil perlahan mulai memejamkan matanya berharap dpt merasakan surganya dunia, akhirnya sang suami bergerak juga dari duduknya, perlahan tapi pasti sang suami mulai bergerak dari kaki sang istri lalu naik ke paha, lalu duduk pas di pusar sang istri, lanjut sang suami membuka bergegas semua celananya hingga terlepas, sang suami pun mengangkat sedikit pantatnya, “prEeeeeettttt,,,pretttt,brooott..”

Sang istri spontan bertanya,

Istri: “Mas ko suaranya gtu?”

Suami: “Lah tadi kan disuruh bikin yg jorok2.”

Dan akhirnya keluarlah isi perut sang suami dipusar istrinya..!!



24. Cerita Malam Pertama Bibir Sumbing

Sepasang kekasih baru menikah yang kebetulan sama2 sumbing karena udah ngebet dua2nya pun melakukan ML di sudut kios….

Cowo: “Ayang, em ey yu… (sayang, ML yuk)
Cewe: “Iap, ayu yang….

Blesss, akhirnya kejadian deh mesum di sudut kios…

Cewe: “Ahhh, ahhh, ahhh….
Cowo: “Ohhh, ohhh.. enyak yang… enyak….

Trus 10 menit kemudian cewe sambil berbisik namun setengah teriak.

Cewe: “Bang, oyang bang…
Cowo: “Iyah ayang…
Cewe: “Bang, oyang…..
Cowo: “Iyah ayang, ni lagi oyang….

Tiba2, si cewe gaplok cowonya… PLAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK…..

Cowo: “Aughhhh…..?????

Cewe: “ADA ORANG, GOBYOGGGG…..!!!!!!!” (sambil mengangkat bibir)



25. Malam Pertama: Satu Kaki

Bagi setiap pasangan baru, malam pertama adalah saat yang sangat ditunggu-tunggu. Dengan tidak sabar, sepasang pengantin baru langsung masuk kamar pengantin setelah acara pernikahan selesai.

Selanjutnya kita bisa menebak apa yang dilakukan oleh mereka.. Tapi tiba-tiba si isteri mendapati kaki suaminya tak ada sebelahhh…lalu si istri berteriak kepada ibunya diluar kamar,

Istri: “maakkk….satu kakiii…makkk”

Si isteri ternyata selama ini tak tau kalau suaminya pakai sebelah kaki palsu.

Lalu ibunya menjawab dengan tenang,

Ibu: “Untuunggg laa ko nakkk,….bapak mu cuma lima inchiii….”



26. Malam Pertama: Lapangan Kapal Terbang

Tersebutlah kisah satu pasangan yg baru menikah. Sehari sebelum upacara akad nikah, ibu si pengantin lelaki menasihati anaknya.

Ibu: ”Nak.. apabila menghampiri isteri mu pada malam pertama, maka kamu harus berkata, kapal terbang ingin mendarat”.

Emak pengantin perempuan pula menasihati anaknya.

Emak: “Nak..bila suami mu berkata kapal terbang ingin mendarat,maka jawablah Lapangan kapal terbang sudah sedia “.

Hari yg ditunggu-tunggu pun tiba. Si suami tak sabar-sabar dan apabila malam tiba, hatinya berdebar-debar. Dia mendekati si isteri lalu mengatakan
Suami: “Yang….Kapal terbang ingin mendarat.”

Si isteri seperti tidak paham dan berkata,

Istri: “Saya capek bang …Mari kita tidur.”

Si suami kecewa. Namun dalam hatinya berkata,”Tak apa mungkin isteri aku malu. Beri dia peluang kedua”

Tiba malam kedua, Si suami mendekati si isteri dan bertanya lagi,

Suami: “Kapal terbang ingin mendarat.”

Malangnya si isteri masih tidak paham kerana suaminya ketika itu memegang surat kabar. Dalam hatinya si istri berkata….”Berita apa pula ini? Ah masa bodoh kapal terbang mana yang ingin mendarat, tak ada hubungannya dengan aku.”

Kemudian dia berkata kepada si suami,

Istri: “Sudah lah tu bang ….janganlah baca surat kabar lagi….mari kita tidur ….”

Si suami kecewa lagi.Tetapi dalam hatinya berkata “Tak apalah esok masih ada.”

Tiba malam ketiga. Si suami sekali lagi dengan penuh harapan dan begitu pasti malam ini dia pasti dapat. Lalu mendekati si isteri dan bertanya lagi

Suami: “Kapal terbang ingin mendarat.”

Si isteri melihat ke arah luar jendela dan menggelengkan kepala sambil dalam hati berkata “Mana ada kapal terbang !!”

Melihat si isteri menggelengkan kepala, si suami kecewa dan berkata dalam hati “Kejamnya isteriku….membiarkan aku menunggu selama 3 hari.”

Si suami dengan muka yg masam terus tidur tanpa mengajak si isteri. Keesokan harinya si isteri bertanya kepada ibunya,

Istri: “Ibu kenapa suami saya setiap malam berkata, kapal terbang ingin mendarat??”

Ibu: “Apa yg kamu jawab nak?”

Istri: “Saya tidak jawab apa-apa…”

Ibu: ”Apa anak sudah lupa apa yg ibu nasihatkan tentang malam pertama?Seharusnya kamu menjawab Lapangan Terbang sudah sedia sebagai tanda bersetuju.”

Istri: “Oh saya lupa bu. Tak apa. Malam ini saya pasti akan menjawab dengan betul.”

Maka tiba malam keempat. Si suami seperti tidak menunjukkan tanda-tanda akan bertanya pertanyaan yg sama seperti malam-malam sebelumnya. Malam kian larut, Si isteri tertanya-tanya kapan gerangan si suami akan bertanya. Si isteri akhirnya berkata dalam hati “Mengapa harus aku tunggu lagi? Apa salahnya aku sendiri menawarkan diri?”

Lalu si isteri pun mendekati si suami dan terus berkata,

Istri: “Lapangan terbang sudah sedia.”

Si suami karena masih kesal dengan si isteri, dengan muka yang masam menjawab,

Suami: “KAPAL TERBANG RUSAK.”



27. Menginap Di Klinik

Sepasang suami istri telah menikah lebih dari 2 tahun. Mereka bekerja di kantor yang sama dalam satu perusahaan. Keduanya setelah pulang kerja berencana akan berkonsultasi ke dokter spesialis seksologi yang kebetulan lokasi tempat praktek dokter tersebut searah dengan jalan pulang yang mereka lalui.

Malam itu, tepatnya pukul 20.00 WIB sepulang kerja mereka datang ke tempat praktek dokter spesialis seksologi. Tanpa ragu mereka berkata:
Suami: “Dokter, kami sepasang suami istri ingin berkonsultasi seputar cara melakukan hubungan intim atau hubungan seks, apakah cara kami ini sudah benar, maukah dokter melihatnya?”

Sang dokter sedikit kaget, kemudian berkata dalam hati, “Bagaimana ini, pasien kok ada – ada saja, tapi tak apalah, ini bagian dari pekerjaan seorang dokter spesialis seksologi, membantu mengatasi persoalan seks para pasien.”

Suami: “Gimana dok? Dokter bisa bantu kami?”

Dokter: “Iya, silahkan kalian praktekkan diatas ranjang itu.”

Setelah mereka selesai melakukan hubungan intim dengan diamati sungguh – sungguh oleh dokter spesialis ini, sang dokter pun menyimpulkan bahwa hubungan intim yang dilakukan sudah benar, mereka melakukannya dengan sangat baik dan tidak ada permasalahan lagi yang perlu di khawatirkan.

Setelah melengkapi pembayaran administrasi, mereka kemudian pulang. Pada hari berikutnya, mereka datang lagi dan mempertanyakan konsultasi dengan keluhan atau permasalahan yang sama, sebenarnya dokter berniat menolak mereka, namun lagi – lagi dengan alasan demi kepuasan pasien, pelayanan konsultasi pun tetap berusaha dokter berikan dengan baik.

Di hari berikutnya, pasangan kekasih ini datang lagi dan sudah hampir 10 kali tiap malam mereka datang untuk berkonsultasi dengan persoalan yang masih sama sejak mereka pertama datang. Dokter pun mulai kesal dengan kedatangan mereka yang terus – menerus berkonsultasi untuk hal yang sama.

Dokter: “Bukankah sudah saya katakan bahwa kalian sudah dapat berhubungan seks dengan baik, bahkan kalian berdua sudah ahli melakukannya! Kenapa kalian masih datang lagi!”

Suami: “Dokter, biaya disini murah, cuma 50 ribu, kalau saya ke hotel mahal, saya gak punya uang, lagian biaya ke dokter bisa diganti oleh kantor perusahaan dimana tempat saya bekerja.”



28. Malam Pertama: Kehebatan Suami Di Ranjang

Dua orang istri yang sama-sama adalah pasangan baru menikah sedang berbincang mengenai kehebatan suami mereka diatas ranjang pada saat malam pertama.

Istri 1: “Suami saya sanggup melakukan hubungan sex selama 1 jam”

Istri 2: “Wah, itu sih nggak ada apa-apanya dengan suami saya. Suami saya sanggup melakukannya dalam 7 jam 1 menit. Padahal suami saya buta lho,”

Istri 1: “Wow, hebat sekali! Bagaimana cara suami mu bisa melakukannya?”

Istri 2: “Selama 7 jam dia mencari lubang, setelah itu mainnya 1 menit.”



29. Tapi Bukan Malam Pertama: Gaya Bercinta Pemadam Kebakaran

Seorang lelaki yang bekerja di pemadam kebakaran bercerita kepada istrinya,

Suami: “Di sana kalau misalnya terdengar Bel Satu, itu berarti kita harus segera mengenakan seragam. Bel Dua berbunyi artinya semua harus segera menuju ke truk. Bel Tiga berarti semuanya sudah berada di atas truk dan siap pergi ke tempat kebakaran. Nah, aku ingin kita juga memakai sistem ini dalam bercinta.”

Istri: “Jadi kalau kamu bilang Bel Satu, aku harus segera telanjang; Bel Dua, segera ke tempat tidur dan Bel Tiga kita mulai bercinta? Baiklah kalo begitu.”

Keesokan harinya ketika si suami tersebut pulang kerja, ia berteriak,

Suami: “Bel Satu!”

Dan istrinya langsung melepaskan semua bajunya.

Suami: “Bel Dua!”

Si istri lalu naik ke tempat tidur.

Suami: “Bel Tiga!”

Mulailah mereka memadu kasih. Beberapa saat kemudian isterinya teriak,

Istri: “Bel Empat! Bel Empat!”

Suami: “Apa maksudmu?”

Istri: “Perpanjang selangnya. Semprotanmu masih jauh dari api…”



30. Pasangan Muda: Rahasia Istri Hamil

Satu pasangan muda sangat bersuka cita demi mengetahui sang isteri hamil muda. Namun sebelum mendapat kepastian dari dokter, mereka sepakat untuk merahasiakan kehamilan tersebut.

Isteri: “Pa, nggak usah diomongin dulu ya…takut gagal, ‘kan nggak enak kalau sudah di-omong2in”

Suami: “Oke deh ma, janji nggak bakalan diomongin sebelum ada konfirmasi dokter”

Tiba2 datang karyawan PLN ke rumah mereka untuk menyerahkan tagihan dan denda atas tunggakan rekening listrik mereka bulan yang lalu.

Tukang Rekening PLN: “Nyonya terlambat 1 bulan.”

Isteri: “Bapak tahu dari mana…? Papa… Tolong nih bicara sama orang PLN ini…”

Suami: “Eh, sembarangan… bagaimana anda bisa tahu masalah ini?”

Tukang Rekening PLN: “Semua tercatat di kantor kami Pak.”

Suami: “Oke, besok saja saya ke kantor Bapak untuk menyelesaikan masalah ini!”

Keesokan harinya…

Suami: “Bagaimana PLN tahu rahasia keluarga saya?”

Karyawan PLN: “Ya tahu dong, lha wong ada catatannya pada kami!”

Suami: “Jadi saya mesti bagaimana agar berita ini dirahasiakan, Pak?”

Karyawan PLN: “Ya mesti bayar dong Pak!”

Suami: “Kalau saya tidak mau bayar,bagaimana?”

Karyawan PLN: “Ya ‘punya Bapak’ terpaksa kami putus…”

Suami: “Lha, kalo diputus…nanti isteri saya bagaimana…?”

Karyawan PLN: “Kan masih bisa pakai lilin.”

31. Malam Pertama: Belum Dicolok

Suatu hari ada sepasang pengantin baru yang akan melewati malam pertamanya. Sang suami merasa aneh ketika melihat ada benda hitam menonjol di ujung dada istrinya.

Karena heran,sang suami memainkannya dengan memuntir-muntir puting istrinya. Merasa geli istrinya bertanya

Istri: “Sedang apa sich mas…???”

Suami: “Sedang cari siaran radio…!!!”

karena jengkel si suami hanya terus-terusan memainkan putingnya, isterinya menjawab,

Istri: “Gimana mau bunyi, yang bawah aja belum di colokin!!!”



32. Malam Pertama: Memperbesar Alat Vital Dengan Air Teh

Seorang pemuda lugu yang akan menikah mendatangi kakeknya yang juga seorang tabib untuk berkonsultasi.

Pemuda: “Kek, sebentar lagi saya akan menikah, saya ingin Kakek memberikan nasehat-nasehat untuk menghadapi malam pertama nanti.”

Kakek: “Menurut Kakek, kamu harus memberi pengalaman yang tidak dapat dilupakan oleh istrimu. Begini … untuk memuaskan istrimu, kamu harus memperbesar alat vitalmu agar istrimu menjerit-jerit nikmat. Dan itu caranya mudah.”

Pemuda: “Wah … gimana caranya Kek?”

Kakek: “Kamu harus merendam alat vitalmu dalam air teh setiap malam sampai sehari sebelum pertempuran.”

Pemuda: “Wow … dengan syarat semudah itu saya pasti bisa membuat istri saya menggelepar-gelepar merasakan nikmatnya pukulan softball.”

Si pemuda membayangkan bagaimana jadinya istrinya jika terkena serangan alat vitalnya yang diharapkan menjadi sebesar pukulan softball. Sang pemuda pun melakukan apa yang dinasihatkan oleh Kakeknya. Ia merendam alat vitalnya kedalam segelas air teh setiap malam.

Ketika malam pertama setelah hubungan badan sedang berlangsung, tiba-tiba terdengar jerit si istri pengantin baru. Sang kakek membatin, “Wah …pasti cucuku sedang memamerkan senjatanya dan istrinya pasti menjerit karena kagum …”

Tetapi jeritan itu ternyata bukan jerit nikmat, tetapi jerit kesedihan. Spontan sang Kakek mendobrak pintu kamar dan mendapati cucunya sedang terdiam lemas sedang istrinya menunjuk-nunjuk ke arah alat vital suaminya yang ternyata …. walaupun panjang tetapi hanya sebesar pinsil.

Kakek: “Cu, alat vitalmu hanya sebesar pinsil. Kan Kakek sudah bilang, kamu harus merendamnya kedalam air teh setiap malam.”

Pemuda: “Benar Kek, saya sudah merendamnya setiap malam kedalam air teh.”

Kakek: “Air teh apa ?”

Pemuda: “SLIMMING TEA”



33. Malam Pertama: Hadiah Spesial

Istri: “Maas, Dimalam Pertama ini saya Punya hadiah buat Mas….”

Suami: ”APa sich Dek??”

Istri: “Ini loh, Hadiahnya dibuka Doonk…..”

Suami: “Bentar Donk,,Sabar yaaa Deek…!!!”

Istri: “Hhhmmmm…..Ayooo cePetaaan….Uda Ga sabar Nich……”

Pemuda : “Waah…uda mulai Nich Kayaknya….!!!!!!”

Dengan penasaran mencari celah buat ngintip. Namun karena tidak ada celah sehingga dia hanya mampu terdiam dan mendengarkan tanpa bisa melihat adegan malam pertama.

Suami: “Ya Sudah..sini Biar Mas yang buka”,,,,,hhhhhmmmm….”Waah…ko merah dek..”

Si Pemuda semakin panas mendengarkan pernyataan dari Si suami…kemudian percakapan kembali berlanjut….

Istri: “Iya Mas..kenaPa…Mas Ndak Suka…????”

Suami: “Engga Ko Deek..Mas suka…suka banget….Mas Coba ya…??”

Istri: “Iya Mas..langsung aja,,,”

Suami: “Ya sudah..sini Mas coba dulu..Pas aPa Ndak….”

Istri: “Lo Mas,,,salaah….bukan itu Lubangnya….KePalanya dulu yg dimasukkan…sini, tak bantu memasukkan…hhhmmm…Tuuukan Pas…”

Suami: “Iya dek,,ternyata Pas….taPi ko masih seret yaa….”

Istri: “Ya iyalah Mas…kan masih baru…..gimana Mas,,enak pakenya..??”

Suami: “Iya dek..enaak…Angeeettt….”

Akhirnya si Pemuda sudah nggak kuat nahan, akhirnya dia lari sambil memegang ttttiiitiiittttt….dan keesokan harinya minta Mak-nya untuk dikawinkan….



34. Malam Pertama: Lupa Sudah 3 Kali Bercinta

Seorang lelaki berumur 80 tahun menikah dengan perempuan berumur 30 tahun. Mereka memutuskan untuk tidur di kamar terpisah karena si suami kalau tidur ngorok dan mengganggu tidur istrinya.

Di malam pertama setelah usai pesta pernikahan, si istri sudah siap-siap akan tidur ketika terdengar pintu kamarnya diketuk. Ternyata suaminya yang sudah “siap tempur”. Merekapun berhubungan layaknya suami istri. Setelah selesai si suami kembali ke kamarnya.

Si istri kembali bersiap-siap untuk tidur ketika beberapa menit kemudian suaminya masuk lagi. Perempuan tersebut melayaninya dengan baik dan setelah selesai si suami meninggalkan kamarnya. Kali ini si istri yakin tidak akan diganggu lagi dan bersiap untuk tidur.

Ia sudah hampir sampai ke alam mimpi ketika terdengar pintu diketuk-ketuk. Ternyata suaminya yang mengajak berhubungan intim. Walaupun terkejut dan hampir tak percaya, si istri melayaninya. Ia sangat terkesan dengan keperkasaan suaminya.

Istri: “Saya tidak menyangka Mas sekuat ini. Tiga kali dan ketiganya memuaskan. Padahal pacar saya dulu, yang usianya jauh lebih muda dari Mas, hanya kuat sekali.”

Suami: “Lho, tadi saya sudah ke sini toh?”



35. Malam Pertama Janda dan Duda

Tiga bulan setelah suaminya meninggal, Nunung dijodohkan orang tuanya dengan Petruk, duda kampung sebelah. Meskipun sebetulnya masih berduka, Nunung akhirnya setuju menikah dengan Petruk.

Malam pertama mereka, Nunung menunggu di tempat tidur, selimutan. Saat Petruk membuka selimut dia melihat Nunung tanpa busana, tanpa bra, tapi mengenakan CD warna hitam.

Nunung: “Mas Petruk.. bibirku.. tubuhku.. dadaku.. milikmu sekarang.. tapi maaf mas.. yang berpakaian hitam dibawah.. dia masih berduka cita..”

Petruk mikir sejenak, terus dia bilang..

Petruk: “Nggak pa-pa say.. tapi sebentar ya.., aku mau ke belakang dulu”

Petruk pergi ke kamar mandi. Balik dari kamar mandi, dia sudah bugil dan hanya mengenakan kondom berwarna hitam. Sambil nyengir, Petruk bilang:

Petruk: “Say.. yang berpakaian hitam dibawah ini.. dia mau menyampaikan bela sungkawa yang sedalam dalamnya.!!”



36. Malam Pertama: Bagamana Caranya?

Sehari sebelum malam pengantinnya yang pertama, Gareng, si anak lugu merasa kebingungan dan harus bertanya kepada papanya.

Gareng: “Pa, kalo mau ngelakuin malam pertama gimana sih pa…?”

Papa: “Gini… pertama ambil barang yang sering kamu mainkan pada masa remajamu dulu, kemudian masukkan ke tempat pipis istrimu…”

Keesokan harinya, tepat pada malam pengantinnya, Gareng buru-buru mengumpulkan mainan pada masa remajanya dan memasukkannya ke dalam toilet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar