Sabtu, 26 November 2016

Cerita Humor SBY yang kocak

Cerita Humor SBY yang kocak
Dibawah ini Cerita Humor SBY yang kocak, tentunya anda penggemar humor tidak akan melewatkannya.

1. Dokter Pikun

SBY: “Silakan dok, sampaikan maksud anda.”

Dokter: “Saya tidak setuju Pak Presiden menghimbau agar rakyat tidak berobat ke luar negeri. Saya baca berita itu di koran. Tapi istri Bapak koq berobat ke Amerika.”

SBY: “Hah? Saya bilang jangan sedikit-dikit berobat ke luar negeri. Melahirkan bayi aja ke Singapura. Makanya baca dong berita yang betul.”

Dokter: “Tapi Pak Rp.100 trilyun biaya berobat ke luar negeri per tahun tidak apa-apa asal rakyat sehat.”

SBY: “Hah? 100 trilyun? Kata siapa? Yang benar 10 trilyun per tahun Makanya baca dong berita yang betul.”

Dokter: “Tapi Pak dokter luar negeri bagus-bagus. Makanya saya buka praktek dokter di luar negeri.”

SBY: “Hah? Siapa bilang? Coba baca Skandal Dokter Susan Lim di Singapura. Pasien tewas dan dikenakan biaya hampir Rp.170 milyar untuk perawatan kanker payudara 5 bulan. Makanya baca dong berita yang betul.”

(Tiba-tiba muncul asisten Presiden yaitu Ruhut Sitompul, langsung nimbrung).

Rahut Sitompul: “Astaga sudah mati diperas pula. Gila! Gila! Gila!”

Dokter: (Terbelalak) “Ah yang bener? Ah yang bener? Di koran saya tidak ada beritanya.”

Rahut Sitompuk: (Heran, mendadak mukanya merah padam, lalu membentak) “Alamak Kau ini dokter pikun. Hayo adu mulut sama saya aja!”

Presiden segera angkat kaki, meninggalkan arena adu mulut Rahut Sitompul lawan dokter pikun, namanya Dr.Jokerseh.

2. Kisah Lucu SBY Yang Membingungkan

Tim sukses SBY sedang pusing melakukan pembenahan di Palembang, alasannya. Ketika mereka memunculkan jargon “SBY berbudi”, mereka tidak memikirkan kalau di palembang arti kata Budi = Menipu/berbohong.

Jadi artinya SBY berbudi = SBY berbohong, sehingga slogan-slogan di Palembang yang naik cetak harus dibatalkan semua. Oleh karena itulah orang Palembang lebih suka SBY berpasangan dengan Hatta Rajasa agar jargonnya jadi “SBY berjasa.”

Tetapi masih untung SBY tidak berpasangan dengan Salahudin karena jargonnya jadi “SBY bersalah.” Dan juga PAN tidak jadi mengajukan ketumnya Sutrisno Bachir karena jadi “SBY berachir.”

Namun siapapun bersama nya, tetap SBY depannya, termasuk Rani kalo jadi cawapres menjadi “SBY berani.”

3. Didampingi Istrinya

Guru: Anak-Anak, SBY adalah presiden kita yang ke?”

Gareng: “Ke-6 Pak.”

Guru: “Bukan.”

Bagong: “Lho kok bukan Pak. Berarti Ke-7 Pak.”

Guru: “Salah.”

Semar: “Ke-5 Pak.”

Guru: “Masih salah.”

Petruk: “Jawabannya apa Pak.”

Guru: “SBY adalah presiden kita yang ke mana2 didampingi Istrinya.”

Gareng: “Hah?”

Bagong: @#$%^

4. Camat Kepulauan Seribu

Presiden SBY mengumpulkan semua Pimpinan Daerah seluruh indonesia dan membagi anggaran untuk daerah masing-masing, kemudian ada Bupati, Camat yang merasa jatah untuk daerahnya tidak adil.

Bagong: “Pak SBY bagaimana pembagian anggaran ini, saya kan ngurusi banyak kota masak anggaranya cuman sedikit.”

SBY: “Memangnya pak Bagong bupati mana?”

Bagong: “Saya kan Bupati Kabupaten Lima Puluh Koto, Sumatra Barat.”

SBY: “Oh yaudah ntar saya tambah.”

Gareng: “Saya juga pak masak saya ngurusi banyak pulau anggaranya cuman sedikit.”

SBY: “Pak Gareng daerah mana?”

Gareng: “Saya kan camat kepulauan seribu pak.”

SBY: “Hem.”

5. Singkatan Nama Pejabat

Pak Susilo Bambang Yudoyono telah berhasil menyingkat namanya menjadi SBY. Tapi dia bingung dalam memilih ketua KPK, karena bila nama calonnya disingkat, jadi lucu.

Satrio Priyono Budi Utomo: (SPBU).
Narto Komar Baharudin: (Narkoba).
Busyro Burhan Ahmad Yamin: (Bubur Ayam).
Bakhul Somad: (Bakso).
Citro Lukito Basuki: (CiLukBa).
Hamdan Hamid Hasibuan (Hahaha).

Cerita Humor yang kocak

Cerita Humor yang kocak
Dibawah ini Cerita Humor yang kocak, tentunya anda penggemar humor tidak akan melewatkannya.

1.  Masukin Sesuatu

Tante: “Muk, pelan2 ya masukinnya.”

Mukidi: “Iya tante, ni juga udah pelan banget,”

Tante: “Di emut dulu yah biar enak di masukinnya?”

Mukidi: “Ohh iya, tante.”

Tante: “Masukinnya jangan meleset ya Muk.”

Mukidi: “Pasti tante, kan Mukidi masih jelas liat lobangnya.”

Tante: “Kalo sudah masuk langsung di tarik ya, jangan lama2 nanti robek.”

Mukidi: “Yaa ampun tante, gak mungkin la robek, kan pelan2.”

Tante: “Kalo udah keluar kasih sama tante yah Muk.”

Mukidi: “Bentar dulu tante ini masih lama.”

Tante: “Cepetan Muk, tante dah gak sabar.”

Mukidi: “Lebay ihh tante, jahit kainnya kan besok, jadi masukin benang ke jarum besok aja ya, nunggu Mukidi pulang kerja.”

Tante: “Jadi dari tadi kamu ngapain?”

Mukidi: “Nih ngerjain yang baca cerita ini, pasti pada ngeres..”

Tante dan Mukidi: (Ketawa terbahak2).

2. : Merek Marto Kapiran

Suatu ketika ada kunjungan dari distributor barang kebutuhan sehari-hari ke Asrama Mahasiswa. Ketika sudah banyak mahasiswa yang berkerumun, seorang SPG dengan genit menarik tangan salah seorang mahasiswa yang ternyata si Mukidi ke panggung untuk diwawancarai.

SPG: “Mas, kalau boleh tau mandinya pake sabun mandi apa?”

Mukidi: “Saya biasanya pake sabun Marto Kapiran.”

SPG: “Keliatannya rambut Mas hitam mengkilat, pake shampoo apa Mas?”

Mukidi: “Shampoo Marto Kapiran.”

SPG: “Untuk membersihkan gigi Mas yang putih bersih itu pake odol apa Mas?”

Mukidi: “Saya pake pasta gigi Marto Kapiran.”

SPG: “Wah, kelihatannya Mas ini benar-benar konsumen sejati produk Marto Kapiran. Nah, sekarang parfum yang Mas gunakan ini?”

Mukidi: “Saya juga pake parfum Marto Kapiran.”

SPG: “Wah, nyerah deh. Tapi kalo boleh tau Marto Kapiran ini produk dalam negeri atau produk luar ya? Koq saya baru dengar.”

Mukidi: “Marto Kapiran itu paman saya mbak. Saya tinggal dirumahnya.”

SPG: &%!#$!@

3. : Beli Tablet

Mukidi yang baru dapat THR berniat membelikan anaknya tablet model terbaru,

Mukidi: “Berapa harga iPad itu mbak? ”

SPG: “5 juta. ”

Mukidi: “Kalau harga iPad 2? ”

SPG: “6 juta. ”

Mukidi: “Kalau Galaxy Tab 1 yang itu? ”

SPG: “3 juta. ”

Mukidi: “Mmmm, yang Galaxy 2? ”

SPG: “Kalau itu 4 juta. ”

Mukidi: “Waaah mahal mahal ya? Ada tablet yang murah ngak mbak? ”

SPG: “Ada, PARAMEK!! Mauuu? Rp. 2.000,- dapat 4 tablet. ”

4.  di Bohongin

Di supermarket, Mukidi sedang belanja tanpa sadar di ikuti oleh seorang ibu-ibu. Ketika hampir mendekati antrian dikasir,

Ibu: “Nak, maaf kalau tadi ibu ngikutin kamu terus mungkin kamu ngerasa nggak nyaman. Tapi itu karena kamu mirip anak saya yang baru saja meninggal.”

Mukidi: “Oh, ya nggak papa, Bu.”

Ibu: “Ibu punya satu permintaan, boleh?”

Mukidi: “Apa itu bu?”

Ibu: “Ketika ibu pergi, Katakanlah ‘DAH MAMAAH’ Bisa kan?”

Mukidi: “Baiklah Bu.”

(Lalu, si ibu yang didepan pemuda ngasih barang kekasir, dan menatap Mukidi terakhir kalinya).

Mukidi: “Dah Mamaaa! Jadi, Semuanya Berapa?”

Kasir: “Lima ratus ribu.”

Mukidi: “Wah, Kok Mahal amat? Aku kan cuma beli Tissu Toilet.”

Kasir: “Ibu tadi bilang kalau barang belanjaan nya mau di bayar sama Anaknya.”

5. : Kapan Ngembaliin Uang

Suami istri sedang mandi, tiba-tiba bel pintu berbunyi.

Mukidi: “Say, coba tolong lihat siapa tuh?”

Markonah istri Mukidi yang sudah selesai segera melibatkan handuk ke tubuhnya dan membuka pintu. Tampak Wakijan, tetangganya termangu di depan pintu memandangnya.

Wakijan: “Hai Nah, Mukidi ada?”

Markonah: “Lagi mandi tuh.”

Wakijan: “Aku kasih nih satu juta kalau kamu mau buka handukmu sebentar aja.”

Markonah: “Benar? Sebentar aja?”

Wakijan: “Iyaa…”

Maka dibukanya libatan handuk selama 1 menit, dan ditutupnya lagi.

Wakijan: “Hihihi,,, nih satu juta. Nanti aja urusanku sama Mukidi lewat telpon.”

(Markonah Seneng banget)

Kemudian uang tersebut disembunyikan lalu kembali ke kamar mandi.

Mukidi: “Siapa, say?”

Markonah: “Oh, Wakijan, tetangga kita.”

Mukidi: “Bagus lah, dia bilang gak, kapan mau ngembaliin uang satu juta yang dia pinjem kemarin?”

Markonah: @$%#!*

6. : Lapar Lagi

Ibu: “Mukidi, mandi dulu udah sore.”

Mukidi: “Bentar, masih asik main nih bu.”

Ibu: “Mainnya di lanjut nanti. Sekarang mandi dulu.”

Mukidi: “Gak usah mandi ah bu ntar habis mandi main lagi juga kotor lagi.”

Ibu: ‘Bandel!’ (Lalu menghampiri Si Mukidi, sambil di ketok kepala Mukidi sama gayung).

Mukidi: “Iya, Iya, bu saya mandi.” (Teriak Mukidi sambil lari ke kamar mandi).

Habis mandi seperti biasa, Mukidi lihat TV sambil makan, di hampiri ibunya di dapur untuk minta makan.

Mukidi: “Bu, makan. Lapar nih.”

Ibu: “Gak usah makan kidi ntar juga lapar lagi!”

Mukidi: !&!#$!%

7. : Poligami

Mukidi: “Mah, maen poli yukk?”

Markonah: “Ih, papah so sweet. Poli Pantai ya pah?”

Mukidi: “Bukan mah, Poligami.”

Markonah: (Ambil piso di dapur)

8. : Hamil 3 Bulan

Markonah: “Papa. Buka bajunya donk.”

Mukidi: “Ah mama, masih siang ah, malu ada Omas.”

Markonah: “Tapi mama udah gak tahan nih.”

Mukidi: “Aduh mama.” (Buka baju).

Markonah: “Celananya juga donk.” (Manja).

Mukidi: “Ah mama.” (Buka celana dan tinggal pake singlet dan celana pendek).

Markonah: “Berdiri donk pa.”

Mukidi: “Iya Iya. (Beranjak dari ranjang) Oke, apa lagi?”

Markonah: “keluar donk pa.”

Mukidi: “Maksudnya ma?”

Markonah: “MINGGAT KAMU, KURANG AJARR!! Liat Omas hamil 3 bulan karna ulah kamu!”

Mukidi: (Nangis).

9. : Duduk di Pangkuan Papa

Mukiran, anak laki laki Mukidi bercerita kepada mamanya tentang pengalaman naik angkot bersama ayahnya.

Mukiran: “Mama, tadi waktu di angkot, papa minta saya nyerahin tempat duduk saya buat penumpang cewek.”

Markonah: “Memang harus begitu lah nak, itu namanya menghargai perempuan. Lagian kamu kan sudah cukup besar..”

Mukiran: “Loh. Tapi Ma, aku kan waktu itu duduk di pangkuan Papa.”

Markonah: &*#%!

10. : Wajah Baru

Seorang pekerja toko buku sedang sibuk beres-beres, dia terkejut karena ada Pria yang menghampiri dan menegurnya.

Mukidi: “Saya nyaris tidak mengenalimu lagi. Kamu berubah banyak sekali. Rambutmu sudah lain. Kamu kelihatan lebih pendek, sudah tidak pakai kacamata. Apa yang terjadi denganmu, Wakijan?”

Pekerja: “Tapi saya bukan Wakijan!”

Mukidi: “Luar biasa! Namamu pun sudah kau ganti juga rupanya!”

11. : Laundry

Markonah: “Pih, Mamih barusan lihat harga pakaian murah2 banget!! bener2 sangat murah pih! Coba deh pih. Jas/Blazer cuman Rp.9.000, Kebaya Rp. 8.000, Kimono Rp. 7.000, Daster Rp.5000, Kemeja Rp.7500, dan Safari Setelan Lengkap hanya Rp.14.000, coba bayangin dech pih, murah kan? Dan masih banyak yang lainnya juga pih! Murah banget!”

Mukidi: “Dimana itu, Mih?”

Markonah: “Toko baru di depan gang kita tuh Pih!”

Mukidi: “Itu bukan toko Mih, tapi Laundry.”

12. : Belagu

Suatu hari di kelas sedang mempelajari bahasa inggris, dan untuk mengetes para muridnya guru tersebut menanyai setiap murid yang hadir.

Guru: “WORK artinya kerja, kalau WORKING artinya bekerja, Paham anak-anak?”

Murid2: “Paham!”

Guru: “Sekarang kalian cari kata lain, mulai dari Wakijan.”

Wakijan: “SING artinya nyanyi, jadi SINGING artinya bernyanyi.”

Guru: “Pinter, sekarang Mukidi?”

Mukidi: “SONG artinya LAGU jadi kalau SONGONG artinya BELAGU!”

13.  Belajar Bahasa Inggris

Mukidi: “Pak, apa sih bahasa inggrisnya kentut?”

Guru: “Wind of change.”

Mukidi: “Kentut yang tidak bunyi?”

Guru: “Sound of silence.”

Mukidi: “Kentut yang ada ampasnya?”

Guru: “Dust in the wind.”

Mukidi: “Kentut yang gak disengaja?”

Guru: “Careless whisper.”

Mukidi: “Kentut yang terhimpit?”

Guru: “Please release me.”

Mukidi: “Kentut yang bau banget?”

Guru: “Killing me softly.”

Mukidi: “Kalau kentut beracun?”

Guru: “Don’t speak.”

Mukidi: “Kentut malam hari?”

Guru: “Wonderfull tonight.”

Mukidi: “Orang yang sering kentut?”

Guru: “Someone like you.”

14. : Marmut Makan Wortel

Suatu hari, Mukidi mandi sama ayahnya, terus Mukidi ngomong sambil nunjuk anu-nya ayahnya,

Mukidi: “Ayah itu apa sih?”

Ayah: “Ini wortel nak.”

Besoknya Mukidi itu mandi sama ibunya, anaknya ngomong sambil nunjuk anu-nya ibunya,

Mukidi: “Ibu itu apa sih?”

Ibu: “Oh ini, ini marmut nak.”

Malamnya anaknya lihat bapaknya lagi begituan sama ibunya,

Mukidi: “Wih, lucunya, marmut makan wortel!”

15.  Tersesat

Ini kisah pelayan hotel yang bertugas sebagai penerima tamu

Pelayan: “Permisi pak, apa anda ingin memesan kamar?”

Mukidi: “Tidak.”

Pelayan: “Apakah anda ingin ke restoran kami?”

Mukidi: “Tidak.”

Pelayan: “Kami juga memiliki kolam renang yang indah, apakah anda ingin melihatnya?”

Mukidi: “Tidak.”

Pelayan: “Lalu untuk apa anda datang kemari?”

Mukidi: “Saya tersesat.”

Pelayan: (Langsung berlari manggil satpam).

16. : Takut Nasinya Dimakan Ayam

Seorang pasien Pasien RS Jiwa membeli makanan di KFC.

Mukidi: “Mas, nasi ayam 1 porsi dibungkus ya.”

Sukilah: “Iya Pak.”

Mukidi: “Tapi tolong nasi dan ayamnya dipisah ya Mas.”

Sukilah: “Kenapa Pak?”

Mukidi: “Takut nasinya dimakan ayam.”

Sukilah: !@#$^*

17. Anak Mukidi Minta Ditemani

Malam itu di rumah Mukidi cuaca sedang hujan deras, dengan petir yang menggelegar, dan angin badai yang keras, Markonah mengantarkan anaknya Mukiran ke tempat tidur. Markonah akan mematikan lampu ketika anaknya bertanya dengan suaranya yang gemetar..

Mukiran: “Mah, apa mama mau tidur nemenin aku malam ini?”

Markonah: (Tersenyum dan memeluknya meyakinkan), “Mama gak bisa sayang, Mama harus tidur di kamar Papa.”

(Sebuah keheningan panjang yang akhirnya rusak karena Mukiran berbicara lirih dan gemetar)

Mukiran: “Mama itu sudah dewasa kok masih penakut.”

**Ini baru namanya anak Mukidi

18. : Jadi Dokter Jantung Atau Dokter Gigi

Mukidi ditanya anaknya Mukirin tentang cita-citanya kelak.

Mukirin: “Nanti kalo sudah gede, mana yang lebih cocok pak, jadi dokter jantung atau dokter gigi?”

Mukidi: “Tentu saja menjadi dokter gigi Nak..”

Mukirin: “Kenapa Pak?”

Mukidi: “Kita kan hanya punya satu jantung, namun kita memiliki 32 gigi. Jadi lebih banyak order jadi dokter gigi..”

Mukirin: “Ooo, begitu ya pak”

Mukidi: “Iya..”

19.  Ketahuan Bawa Film Dewasa

Tidak banyak yang tahu kalo Mukidi saat sekolah SD pernah dimarahi oleh Kepala Sekolah karena ketahuan menyimpan VCD film Dewasa. Begini ceritanya:

Kepala sekolah: “Mukidi! Kamu tau apa ini?”

Mukidi: (gugup) “Iya tau pak, itu….”

Kepala sekolah: “Ini film dewasa. Untuk apa kamu bawa?”

Mukidi: “Mukidi mau ajak temen-temen yang malas belajar untuk nonton. Karena bapak pernah bilang ke mama begini ‘Ma, nonton film ini yuk. BIAR BISA NAMBAH SEMANGAT’.”

20. : Kepala Polisi Tidak Pakai Sepatu

Wakijan: “Kemarin, saya lihat liputan TV, di Inggris ada pameran sepatu terbesar lho, lebih tinggi dari ukuran manusia dewasa. Gila ya..”

Mukidi: “Ah, itu sih biasa Jan. Kamu tau gak, Kepala Polisi di Belanda pada enggak pakai sepatu!”

Wakijan: “Gak mungkin,,, yang bener?”

Mukidi: “Iya lah, masak Kepala Polisi pakai sepatu? Sepatu itu makainya ya di kaki!”

Wakijan: “??!!..”

Cerita Humor tentang belajar yang kocak

Dibawah ini Cerita Humor tentang belajar yang kocak, tentunya anda penggemar humor tidak akan melewatkannya.

1. Belajar Menulis

Seorang anak yang baru saja masuk Sekolah Dasar (SD) ketika pulang sekolah ditanya oleh kedua orang tuanya

Ibu: “Belajar apa kau hari ini nak?”

Anak: “Belajar menulis bu.”

Ayah: “Apa yang kau tulis nak?”

Anak: “Tidak tau yah, aku belum belajar membaca.”

2. Anak Sekolah Belajar Bahasa Inggris

Suatu hari di kelas sedang mempelajari bahasa inggris, dan untuk mengetes para muridnya guru tersebut menanyai setiap murid yang hadir.

Guru: “‘WORK’ artinya kerja, kalau ‘WORKING’ artinya bekerja, Paham anak-anak??”

Murid2: “Paham..!!”

Guru: “Sekarang kalian cari kata lain, mulai dari Ateng.”

Ateng: “‘SING’ artinya nyanyi, jadi ‘SINGING’ artinya bernyanyi.”

Guru: “Pinter, sekarang Mono?”

Mono: “‘SONG’ artinya LAGU jadi kalau ‘SONGONG’ artinya BELAGU!”

3. Belajar Peribahasa

Di Kelas Bahasa Indonesia SMA Bulugan, Pak Guru Semar sedang mengajar Peri-bahasa, kemudian dia memberikan soal ke murid-murid di kelas:

Semar: “Anak-anak coba kalian lanjutkan peribahasa ini, Guru kencing berdiri, murid kencing..?”

Petruk: “Murid kencing berlari!”

Semar: “Salah!”

Gareng: “Murid kencing di celana!”

Semar: “Goblok, salah!”

(Ruang kelas jadi hiruk pikuk, sebab murid pada kebingungan) Tiba-tiba si Nunung mengangkat tangan,

Nunung: “Murid kencing bernanah !!”

Semar: “Hah..!, apa artinya itu?”

Nunung: “Artinya, waktu acara kemping minggu kemaren saya lihat Pak Guru Semar kencing berdiri dibawah pohon mangga, sedangkan hari ini si Ateng nggak masuk sekolah, menurut keterangan dokter dia sakit kencing nanah ..!”

Semar: “..?”

Murid: “Hore.. hore seratus!”

4. Belajar Berhitung Dengan Guru Genit

Bu Guru: “Anak2 ayo kita belajar berhitung!!”

Murid: “YA BU!!!”

Bu Guru: “Coba Bagong kamu jawab pertanyaan ibu, berapa hasil dari 5 x 5 = ?”

Bagong: “GAK TAU BU!”

Bu Guru: “Kok gak tahu?”

Bagong: “GAK TAU kenapa ibu begitu cantik.”

Bu Guru: “Ouhhh mmuaach mmuacch.”

Bu Guru: “Heh lo muka semplak jawab pertanyaan ibu, berapa hasil dari 9x9x8x7:5 = ?”

Mono: “Busetttt kurang banyak Bu!!”

Bu Guru: “Dasar kamu ya, bukannya jawab malah ngelunjak!! (PlAKKkk kena gampar kiri-kanan)”

Bu Guru: “Ok sekarang kamu muka jamban.. berapa hasil dari 896×7:7×2= ??”

Ateng: “Haaahhh GAK TAU BU!!! ”

Bu Guru: “Dasar gublokkkk kamu ya!!!” (KEplAakkKK kena gampar kiri-kanan-atas-bawah)

Bu Guru: “Nah sekarang kamu ya imut, 5+5 = ??”

Bagong: “DELIMA BU!!!”

Bu Guru: “kok delima?”

Bagong: “DELIMA aku tanpamu bu.”

Bu Guru: “Oouh co cweet amat kamu.. MMuuaaccchhh”

Mono Dan Ateng: “Gebukin aja yok nih Guru sama si kamprett.”

5. Belajar: Kaki Kuda

Suatu pagi didalam kelas yang penuh ceria, anak anak bersiap untuk belajar. Pelajaran pertama adalah Matematika, ibu guru masuk kedalam ruangan disambut salam dari murid muridnya. Sebelum pelajaran dimulai ibu guru bertanya kepada murid muridnya.

Guru: “Anak anak, siapa yang pernah melihat kuda..??”

Murid: “Saya,.!!”

Guru: ” Sekarang ibu mau tanya,..Kuda kakinya ada berapa coba,.??”

Murid: “Emmmmpppaaattttt,..!!”

Guru: “Sekarang coba kita hitung bersama sama..”(sambil mengeluarkan gambar kuda dan memajangnya di papan tulis)

Guru: “Semuanya lihat kegambar ya.. kaki depan kuda ada berapa coba,..??”

Murid: “Duuaaaa..”

Guru: “Kaki Belakang,.??”

Murid: “Duuuuaaaaa,..”

Guru: “Kaki kanannya ada berapa,..??”

Murid: “Duuuaaa..”

Guru: “Kaki kirinya berapa..??”

Murid: “Duuuuaaa..”

Guru: “Sekarang jumlah kakinya ada berapa..?”

Murid: “Delapan,.”

Guru: “Delapan apa empat,.??”

Murid: “??!!??”

6. Belajar Korupsi

Bagong adalah anak seorang pejabat negara yang bertugas dalam bidang keuangan. Kebetulan, Bagong pun merupakan bendahara di sekolahnya. Suatu hari, ia ketahuan menggunakan uang kelas itu untuk keperluan pribadi. Dipanggillah ia ke ruang guru.

Guru: “Mengapa kau gunakan uang itu untuk kepentinganmu sendiri? Padahal itu kan uang milik temanmu! Apakah kau sedang terdesak?”

Bagong: “Tidak, Bu..”

Guru: “Lalu mengapa? Cepat katakan! Jika tidak,akan saya laporkan kepada ayahmu!!”

Bagong: “Laporin aja, Bu! Toh ayah saya yang mengajarkannya kepada saya.”

7. Belajar Mengajar

Bu Guru: “Sebutkan binatang yang bisa hidup di dua alam?”

Bagong: “Katak! Di darat dan di air.”

Bu Guru: “Baguusss. Coba kamu Ateng sebutkan contoh lainnya binatang yang hidup di dua alam?”

Ateng: “Babi ngepet Bu! Di alam nyata dan alam goib! Ekekekek..”

Bu Guru: (Keselek penggaris)



8. Pelajaran Biologi

Bu Guru: “Sekarang sebutkan binatang yang alat kelaminnya di punggung?”

Ateng: “Huahahah kalo pipis muncrat ke udara dong Bu?”

Bagong: “Ngaco nih Ibu, mana ada binatang kelaminnya di punggung?”

Bu Guru: “Ada loh!”

Gareng : “Apaan Bu?”

Bu Guru: “Kuda lumping!”

Ateng: (Mikir lama)

kemudian kelas bubar..

9. Belajar: Sekolah Dasar Kurang Ajar

Ibu Guru: “Apa lagu kebangsaan Indonesia?”

Petruk: “Parah deh Ibu, lagu kebangsaan Indonesia aja sampai ga tau?!”

Gareng: “Dengar ya Bu, kami ke sekolah tuh ingin belajar, bukan untuk ditanya-tanyain ­seperti ini. Mumet ndasku!”

Mono: “Kalo banyak nanya mendingan Ibu jadi polisi aja.”

Bu Guru: (jejelin kapur satu-satu)

10. Belajar: Siswa Ganteng

Bu Guru: “Baik, sebelum pulang ada yang mau bertanya?”

Ateng: “Saya Bu!”

Bu Guru: “Iya, apa pertanyaannya?”

Ateng: “Maukah Ibu jadi pacarku?”

Bu Guru: “Orang kayak kamu mau jadi pacar Ibu? Huek! Ga pentes!”

Ateng: “Trus orang ganteng kayak saya ini pantesnya jadi pacar siapa dong Bu?”

Bu Guru: “Kamu ini bandel sekali! Sekolah itu yang bener. Belajar dengan serius. Punya cita-cita ga sih kamu?”

Ateng: “Punya dong Bu..”

Bu Guru: “Apa cita-citamu?”

Ateng: “Dulu cita-cita saya ingin jadi pilot, tapi semenjak masuk sekolah dan ketemu Ibu, cita-cita saya berubah ingin membahagiakan Ibu..

Bu Guru: “Ateng..!! Kamu kalo masih suka godain Ibu, Ibu akan panggil kepala sekolah!”

Ateng: “Dih jangan dong Bu, panggil Mas aja biar lebih mesra..”

Bu Guru: “Ampun Tuhan!” (pingsan manja)

11. Belajar Lawan Kata

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Murid-murid: “Selamat pagi, Bu Guru!”

Bu Guru: “Mengapa bilang selamat pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?”

Murid-murid: “Selamat pagi, siang dan sore Bu guru..”

Bu guru: “Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.”

Murid-murid: “Selamat sejahtera Bu Guru!”

Bu guru: “Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik. Hari ini Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?”

Murid-murid: “Mengerti Bu Guru..”

Guru: “Pandai!”

Murid-murid: “Bodoh!”

Guru: “Tinggi!”

Murid-murid: “Rendah!”

Guru: “Jauh!”

Murid-murid: “Dekat!”

Guru: “Berjaya!”

Murid-murid: “Menang!”

Guru: “Salah itu!”

Murid-murid: “Betul ini!”

Guru (geram): “Bodoh!”

Murid-murid: “Pandai!”

Guru: “Bukan!”

Murid-murid: “Ya!”

Guru (mulai pusing): “Oh Tuhan!”

Murid-murid: “Ya Hamba!”

Guru: “Dengar ini.. ”

Murid-murid: “Bicara itu..”

Guru: “Diam!!”

Murid-murid: “Ribut !!!”

Guru: “Itu bukan pertanyaan, bodoh!!”

Murid-murid: “Ini adalah jawaban, pandai!!”

Guru: “Mati aku!”

Murid-murid: “Hidup kami!”

Guru: “Saya rotan baru tau rasa!!”

Murid-murid: “Kita akar lama tak tau rasa!!”

Guru: “Malas aku ngajar kalian!”

Murid-murid: “Rajin kami belajar bu guru…”

Guru: “Kalian gila semua!!”

Murid-murid: “Kami waras sebagian!!”

Guru: “Cukup! Cukup!”

Murid-murid: “Kurang! Kurang!”

Guru: “Sudah! Sudah!”

Murid-murid: “Belum! Belum!”

Guru: “Mengapa kamu semua bodoh sekali?”

Murid-murid: “Sebab saya seorang pandai!”

Guru: “Oh! Melawan, ya??!!”

Murid-murid: “Oh! Mengalah, tidak??!!”

Guru: “Kurang ajar!”

Murid-murid: “Cukup ajar!”

Guru: “Habis aku!”

Murid-murid: “Kekal kamu!”

Guru (putus asa): “O.K. Pelajaran sudah habis!”

Murid-murid: “K.O. Pelajaran belum mulai!”

Guru: “Sudah, bodoh!”

Murid-murid: “Belum, pandai!”

Guru: “Berdiri!”

Murid-murid: “Duduk!”

Guru: “Bego kalian ini!”

Murid-murid: “Cerdik kami itu!”

Guru: “Rusak!”

Murid-murid: “Baik!”

Guru (stres): “Kamu semua ditahan siang hari ini!!”

Murid-murid: “Dilepaskan tengah malam itu!!”

Bu Guru: “???&^&*(#%!!!”

12. Belajar: Persiapan Ujian

Semar: “Gareng, bukannya besok elu ujian?”

Gareng: “Iya, bener! Emangnya kenapa, Bang? Emang ada masalah gituh?”

Semar: “Yeee, elu mah! Gua kan sebagai kakak harus ngingetin elu sebagai adik buat belajar!”

Gareng: “Emang kalo besok ujian, harus belajar gituh, Bang?”

Semar: “Elu ini gimana sih? Yaiyalah harus belajar, Garenggg!”

Gareng: “Gareng baru tau tuh, kalo mau ujian harus belajar, Bang!”

Semar: “Trus kalo nggak belajar, elu mau ngapain, Gareng?”

Gareng: “Yang Gareng tau sih dan Gareng kerjain selama ini, kalo ujian itu harus diisi, bukan dibelajarin, Bang!”

Semar bingung sama polah adik bungsunya yang bandel keblinger..

13. Belajar Memasak

Untuk mengisi waktu libur di rumah, banyak para ibu yang mengajari putrinya untuk memasak didapur. Berbagai masakan dan bumbu-bumbu yang diperlukan diajarkan oleh sang ibu kepada putrinya.

Ibu: “Nak ikuti perintah ibu ya..”

Anak: “Ya bu..”

Ibu: “Pertama taruh wajan di atas kompor terus nyalakan kompornya., setelah itu tuang minyak ke wajan jangan terlalu banyak..”

Anak: “Ya sudah bu..”

Ibu: “Setelah panas masukan bawang merah yang sudah diiris.. tunggu sampe matang baru masukan bumbu halus..”

Anak: “Ya sudah bu..”

Ibu: “Kalau sudah tunggu sebentar.. sampai bumbu matang dan baunya harum.. kalau sudah masukan santannya..”

Anak: “Iya sudah bu..”

Ibu: “Aduk-aduk sampai santan mendidih..”

Anak: “Sudah mendidih bu..”

Ibu: “kPetruk sudah kasih salam..”

Anak: (ngedeketin mukanya ke wajan) “ASSALAMU’ALAIKUUM..”

Ibu: “Haaa.. WA’ALAIKUM SALAM (sambil tersenyum..)

14. Belajar Menghitung

Ada seorang anak perempuan berumur lima tahun bernama Ratmib29. Ia bukan hanya imut, tetapi juga cantik dan pintar. Sebentar lagi Ratmib29 akan masuk TK, karena itu, sang ibu mencoba untuk mengajarinya pelajaran hitung-menghitung sedikit demi sedikit.

Ibu: “Ratmib29, malam ini kita belajar hitung-menghitung, ya.”

Ratmib29: “(Mengangguk)”

Ibu: “Anak pintar! Baik, kita belajar menghitung satu sampai sepuluh dulu, oke?”

Ratmib29: “Ah itu sih gampang, Bu. Ratmib29 sudah bisa. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.. 10.”

Ibu: “Wooooww, anak Ibu pintar sekali! Sekarang, coba lanjutkan hitungan kamu.”

Ratmib29: “Jack, Queen, King, As..”

Ibu: %?#$@!&^

15. Belajar: Menghafal Pancasila

Di desa suka maju, terdapat SD suka mundur.. Suatu pagi di SD suka mundur di ruangan kelas 5..

Guru: “Anak anak sekarang pelajaran PPKN, silahkan buka buku kalian di halaman 5, bab 2.. Tapi sebelumnya ibu mau ngetest kalian dulu.. Petruk.. Coba kamu berdiri dan sebutkan PANCASILA dari sila pertama sampe sila yang ke 5..”

Petruk: “Saya lupa bu guru..”

Bu guru: “Apa..?? dasar kamu.. Pokoknya kamu Ibu tugaskan untuk mencari dan menghafal PANCASILA di rumah..”

Setelah pulang ke rumah, Petruk bertemu ayahnya yang sedang baca koran..

Petruk: “Yah, sila pertama PANCASILA apa..??”

Ayah: “DASAR BODOH KAMU.. MAKANNYA BELAJAR..!!”

Petruk: “Oooo..”

Petruk pun pergi ke dapur untuk bertanya pada ibunya.. Namun ternyata ibunya sedang makan ayam goreng..

Petruk: “Ma, sila ke dua PANCASILA apa..??”

Mama: “Hhhmmmm..lumayan juga rasanya..”

Setelah itu Petruk pergi ke ruang nonton dan bertanya pada kakaknya yang sedang menonton salah satu acara gosip yg menggosipkankan salah satu pelawak yaitu Gareng.

Petruk: “Kak, sila ke 3 PANCASILA apa..??”

Kakak: “Gareng.. PRIKITIIIIIEEEWW..!!”

Setelah mendapat 3 sila PANCASILA, Petruk pun berjalan – jalan ke luar rumah untuk mencari udara segar. Di tengah perjalanan, Petruk bertemu dengan pengamen..

Petruk: “Bang.. sila ke empat PANCASILA apa..??”

Pengamen: “Emang betull.. tul.. betul.. tuuulll..”

Akhirnya Petruk pun pulang ke rumahnya.. Tapi dalam perjalan pulang, Petruk bertemu dengan anak nakal yang memukuli Mono.

Mono: “Awas kamu… saya aduin sama ayah saya kamu..”

Petruk: “Hei.. tunggu dulu.. Sila Ke 5 PANCASILA apa..??”

Anak nakal: “Siapa takut..?? Saya tunggu kamu sama si bapak botak Di lapangan..”

Akhirnya Petruk pun pulang ke rumahnya dengan merasa senang karena telah mendapatkan jawaban dari tugasnya.. Besok paginya di kelas Petruk..

Bu guru: “Selamat pagi anak2..”

Anak2: “Pagi buuu..!!”

Bu guru: “Petruk,bagaimana..?? Kamu sudah tau sila2 PANCASILA..??”

Petruk: “Sudah bu..!!”

Bu guru: “Klo begitu, silahkan berdiri dan sebutkan dari sila pertama..”

Petruk: “(Sambil berdiri penuh percaya diri) “DASAR BODOH KAMU..MAKANNYA BELAJAR.!!”

Bu guru: “PPLLLAAAKKKK..!”

Petruk: “Hmmmm…Lumayan juga rasanya..”

Bu guru: “Siapa yang ajarin kamu begitu..??”

Petruk: “Gareng.. PRIKITIEEEEWWWWWW..!!”

Bu guru: “Dasar anak bandel kamu ya..!!”

Petruk: “Emang betuull.. tttuull.. betul.. tttuuuuuullll..!!”

Bu guru: “Awas kamu, Ibu aduin kamu ke kepala sekolah..”

Petruk: “Siapa takut..?? Saya tunggu kamu sama si bapak botak di lapangan..”

Bu guru: “+_)(*&^%$#@!~`-=?/><,.”

16. Kisah Lucu Belajar Bahasa Jepang

Ditangkep polisi: Ka zhi doku aza ne.

Orang edan: Ora na ta warase.

Orang berbulu: Monyet ni ye.

Tanda-tanda panuan: Yu gata gata.

Obral besar: Takazhimura.

Laper (sedikit): Ka zhi kue aza.

Laper (banget): Sikate abizh deh.

Mobil mogok: Akina soakne.

Orang kurang ajar: Mu shi di karate

Baru gajian: Doku na ba nyake.

Belom gajian: Tong pez ni ye.

Belom mandi: Baw takse dapne.

Bohong melulu: Tukan tepu.

Cewek kece: Azhika di li hate.

Cewek matre: Nicewe berate diong kose

Curigaan: Yakiniku dong.

Ngeborong di mall: Ngabizhin doku aza ni.

Pingin minggat: Kaburaza ah.

Suka nyeleweng: Tak zhetie.

Ibu hamil baring dipantai: kukira kura kura.

17. Belajar Matematika

Pada hari Senin, Pak Bagong yang merupakan seorang guru matematika ingin menguji pemahaman siswa-siswanya setelah belajar materi penjumlahan dan pengurangan. Berikut percakapan Pak Bagong dan Siswa-siswanya.

Pak Bagong: “Baru saja kita belajar materi penjumlahan dan pengurangan, sekarang Bapak akan menguji kalian semua dengan soal cerita, apakah kalian siap?”

Siswa-siswa : ”Siaappp!!”

Pak Bagong: “Kemarin Septi mempunyai uang Rp 1500 dan Septi menggunakan uangnya untuk membeli bakso seharga Rp 750, lalu berapa uang kembaliannya?”

Siswa-siswa: “Rp 750 Pak.”

Pak Bagong: “SALAH, yang benar Rp 250.”

Siswa-siswa: “Kok bisa Pak?”

Pak Bagong: “Kan uang yang Septi berikan ke tukang bakso Rp 1000, hahahaa kena kalian semua.”

Siswa-siswa: “Wuuuuuu, bapak ni..”

18. Belajar Ukuran Sudut Segitiga

Pada hari Selasa, Bu Omas dan siswa-siswanya belajar matematika. Mereka Belajar tentang sudut segitiga.

Bu Omas: “Anak-anak sudut ABC sama dengan 60 dera..?”

Siswa-siswa: “jat.”

Bu Omas: “Sudut BAC sama dengan 60 dera..?”

Siswa-siswa: “jat.”

Bu Omas: “Jadi kedua sudut itu sama be..?”

Siswa-siswa: “jat”

Bu Omas: “huss,, salah.. yang benar adalah kedua sudut itu sama besar.”

19. Belajar Segitiga Sama Kaki

Pada hari kamis Pak Bagong dan siswa-siswanya belajar matematika. Ketika sedang belajar, Pak Bagong menunjuk salah satu murid yg bernama Ateng untuk menggambar.

Pak Bagong: “Ateng, coba kamu buat segitiga sama kaki!”

Ateng: “Maaf pak, saya kan tidak bisa membuat segitiga sama kaki., tapi saya bisanya menggambar segitiga sama tangan.”

Pak Bagong: “hehhh.. kamu ni ada-ada saja Ateng.”

Ateng: “Hehee.. maaf Pak,, itu cuma main-main saja.. baiklah Pak, akan saya buat.”

20. Belajar Komputer Bersama

Ada sepasang teman karib yang lagi belajar komputer bersama, yang satu belum begitu familiar tentang penggunaan tool tool yang ada di computer. Sebut saja si Bagong dan Gareng.

Bagong: “Boleh tanya gak Reng,,? Fungsi dari ENTER apa sich,,?”

Gareng: “Kayaknya sich buat mempercepat Program Gong..!!”

Bagong: “Hah,, memepercepat gimana Reng???”

Gareng: “Ya kerjanya biar cepet Gong,, kalau lama bukan ENTER namanya, tapi ENTAR…!!”

Bagong: “Hahahaha.. bisa aja loe.. boleh Tanya lagi ga..? Aku masuk di internet, aku cari cari Facebook.com,, kok ga ada mulu yah.” knapa tuh Reng??

Gareng: “Di depanya sudah di ketik WWW nya belum,,?”

Bagong: “Belum Reng.. Emangnya harus,,? Emang apaan sih WWW itu,,??

Gareng: “Ehmm.. kasih tau ga yach..? Ya pokoknya kalau mau masuk website ya harus ketik WWW dulu,,
kalau ga salah, itu singkatan dari Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh,”

Bagong: “Owh gitu yach Reng..? jadi harus salam dulu,,? Keren yach..”

21. Belajar Soal Cerita Matematika

Guru: “Anak-anak, kita Latihan soal Matematika yaa..”

Murid (kompak): “Iya buu..”

Guru: “Jika tante kalian memberi 2 permen kepada kalian, kemudian di tambah lagi dengan 5 permen, ditambah lagi 10 permen, di tambah lagi 25 permen maka jawabannya adalah?”

Murid menjawab dengan semangat: “Terimakasih Tanteee!!”

Guru: “(Nelen penghapus).”

22. Kisah Lucu Pelajaran Bahasa Inggris

Setelah kupikir-pikir lagi bahasa inggris itu lucu dan rumit juga. Bagaimana tidak? misalnya huruf dobel oo dibaca u, seperti book dibaca buk. Gak hemat huruf. Kadang-kadang huruf yang sama malah dibaca berbeda, misalanya CUT (dibaca kat), sedangkan PUT dibaca tetap put juga, kenapa ngga pat?. Sedangkan AIR malah artinya UDARA, PUPPY (baca papi) artinya anak anjing. Kalau Buffalo (baca bafalo atau bapak lo) artinya kerbau. Kalau COW (baca kau) artinya sapi. Jadinya: Papi anak anjing, bapak lo kerbau, kau sapi.

Contoh lainnya: Mau bilang satu buku dalam bahasa inggrisnya adalah a book, kalau dua buku harus bilang two books. Mengapa kok ditambah s segala? Sedangkan tomato jika lebih dari satu tidak boleh tomatos harus ditambah es menjadi tomatoes. Setahu saya kalau tomat ditambah es menjadi es tomat!

23. Belajar Geografi

Guru: “Bogor dijuluki sebagai Kota Hujan, kalau Cirebon??”

Murid: “Kota Udang.”

Guru: “Bandung disebut kota apa?”

Murid: “Kota Kembang.”

Guru: “Kota yang bisa dimakan?”

Murid: “Ambon, Jogja, Sumedang, Roma.”

Guru: “Kota yang setiap hari kotor??”

Murid: “Bekasi, karena ada tempat pembuangan sampah.”

Guru: “Bukan itu.. di luar negeri adanya.”

Murid: “Baghdad karena di sana perang terus.”

Guru: “Salah.. yang benar Kualalumpur.”

Murid: “Oh iya juga yaa..”

24. Belajar Membuat Kalimat

Seorang guru Bahasa Indonesia meminta kepada salah satu muridnya untuk membuat contoh kalimat sempurna yang di dalamnya terdapat kata ‘BAYI’.

Siswa: “Saudara perempuanku telah menikah kemarin..”

Gurun: “Mana kata ‘bayi’ yang diminta??”

Siswa: “Bayinya akan muncul setelah 9 bulan lagi kira-kira..”

25. Belajar: Ilmu Pengetahuan

Guru: “Anak-anak, Indonesia terletak antara dua samudra dan dua..?”

Murid: “Benuaaa..!”

Guru: “Salah! Yang benar Indonesia terletak diantara dua samudra dan dua-duanya amatlah dalam..!!”

Guru: “Sekarang flora dan fauna. Kalau ikan paus binatang mamalia, buaya binatang reptilia, kambing binatang herbivora. Sedangkan macan adalah binatang..?”

Murid: “Carnivora..!!”

Guru: “Kalian ini memang bodoh.. Macan adalah binatang yang amat menakutkan..!!”

Murid: “??!!..”

26. Belajar: Siswa yang Malas

Ada seorang siswa yang sangat malas ke sekolah, sebut saja namanya budi. Ketika dia datang, langsung dihadang oleh gurunya sembari dan bertanya..

Guru: “Semar, kenapa kamu tidak pernah datang ke sekolah 1 minggu terakhir ini?”

Semar: “Saya tidak datang karena hujan, bu!!”

Guru: “Kalau hujan tidak berhenti selama 1 bulan, apa artinya itu, Mar?”

Semar: “Itu artinya banjir, bu!!”

27. Belajar Cara Membuat Bayi

Suatu ketika seorang anak SD yang masih duduk di Kelas 1 baru balik dari sekolahan..

Anak: “Ibu Cobalah ditebak! Tadi di sekolahan kami dibagi beberapa kelompok pasangan, siswa perempuan dengan siswa lelaki, dan di suruh belajar bagaimana cara buat bayi hari ini!”

Si Ibu sangat terkejut namun tetap berusaha terlihat tenang.

Ibu: “Waaaah, itu sangat menarik nak! Bagaimana kalian membuat bayi itu?”

Anak: “Sederhana kok Bu,, kami cuma di suruh menyusun huruf mulai dari B lalu A kemudian Y dan terakhir I.”

Cerita Humor tentang suntikan yang kocak

Cerita Humor tentang suntikan yang kocak
Dibawah ini Cerita Humor tentang suntikan yang kocak, tentunya anda penggemar humor tidak akan melewatkannya.

1. Menyuntik Preman Cupu

Suatu malam ada seorang preman yang pergi ke dokter gigi untuk mencabut giginya yang bolong. Meski berbadan gede tapi ternyata dia takut sama jarum suntik. Waktu si dokter mau menyuntik..

Preman: “Dok, tolong jangan disuntik. Saya takut, Dok!”

Dokter: (lalu menawarkan segelas bir untuk diminum si preman agar rasa takutnya bisa berkurang.) “Bagaimana, Anda sudah lebih berani sekarang?”

Preman: “Benar, sekarang saya merasa lebih berani. Mulai sekarang siapa pun yang berani menyentuh gigi saya, akan tau akibatnya!!”

Dokter: “????@@@@@#####”

2. Menyuntik: Pasien Takut Disuntik

Seorang dokter lelaki hendak menyuntik seorang pasien “lelaki” juga yang bernama Mono. Mono pada saat itu sudah dalam posisi berbaring di tempat tidiur pasien dengan posisi terkelungkup. Dan inilah percakapan mereka saat sang dokter hendak menyuntik Mono.

Dokter: “Maaf Pak Mono.. Bisa buka celananya sedikit. Saya akan menyuntik bagian pantat anda.”

Mono: “Dok.. Saya takut disuntik. Emangnya disuntik sakit nggak sih?”

Dokter: “Hmmm.. Tidak kok.. Cuma kaya digigit semut saja.”

Mono: “Aduh Dok.. Kalau gitu nggak usah disuntik aja deh.. Saya takut sama semut..”

Dokter: “Maaf Pak.. Tidak seperti digigit semut semut kok.. Paling-paling Cuma kaya dicubit.”

Mono: “Aduh.. Mau banget.. Dokter cakep sih.. Mau suntik berapa kali Dok??”

Dokter: “SDSDFSFGDSDFDSSDCXcdfdsfd” (Ketakutan).

3. Jarum suntik

Pasien: “Dok, jangan suntik saya! saya trauma dgn jarum suntik!”

Dokter: “Jangan takut mbak! jarumnya tumpul, koq (sambil buka resleting)”

Pasien: “WEEEWW!”

4. Menyuntik: Disunat Pak Mantri

Ini cerita di sewaktu saya masih duduk di kelas 6 SD, waktu itu temen2 saya yang sebaya udah pada pada sunat semua karena merasa malu belum di sunat saya minta ke orang tua untuk di sunat. Karena orang tua juga senang saya mau di sunat, besok pagi saya di bawa ke mantri (klinik).

Si mantri mempersilah kan saya naik ke tempat tidurnya, dengan memberanikan diri saya langsung naik ke tempat tidur.engga berapa lama selesai saya di sunat, alangkah senangnya karena engga merasa sakit. Trus si mantri mempersilahkan turun karena sudah selesai saya langsung aja pergi keluar untuk pulang.

Kemudian si mantri memanggil saya karena saya belum di suntik, saya kembali beranikan diri untuk naik ke tempat tidur..

Mantri: “Engga usah naik di sini aja, buka sarungnya.”

Dengan posisi lagi nungging si mantri menyuntik pantat saya. Karena saya terkejut saya secara reflex saya kentut… aduh malu banget sama tuh mantri karena muka si mantri pas di belakang pantat saya…

5. Menyuntik: Seperti Digigit Semut

Suatu waktu, seorang pasien akan disuntik oleh dokter.

Pasien: “Bapak tahu, saya sangat takut disuntik..”

Dokter: “Tenang pak, gak sakit kok, rasanya seperti digigit semut.”

Kemudian sang dokter menyuntik pasien d pantatnya. Tiba2 si pasien berteriak kesakitan….

Pasien: “arrrgghhhhttt!! sialan!! semut macam apa yg kau berikan?!!”

6. Kisah Lucu Menyuntik: Kerajaan Rokok

Dahulu kala ada sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Rokok. Kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang raja bernama raja Ardath. Raja Ardath mempunyai seorang anak bernama Kansas. Suatu hari, ketika sang Surya tenggelam di ufuk barat dan Star Mild menyinari angkasa, Kansas diculik oleh tiga penjahat bernama Dji, Sam, Soe. Kansas disekap di Gudang Garam.

Raja Ardath mendapat informasi bahwa putranya disekap di Gudang Garam dan ia mengutus seorang ksatria yang bernama Marcopolo. Sesampainya di Gudang Garam, Marcopolo bertarung dengan Dji, Sam, Soe mendapat pukulan bertubi-tubi sehingga wajah mereka penuh dengan Bentoel Biru. Akhirnya Marcopolo berhasil menyelamatkan Kansas tetapi kondisi tubuh Kansas lemah karena ia disiksa selama disekap.

Marcopolo membawa Kansas kepada tabib Marlboro. Marlboro menyuntik obat kepada Kansas dengan Djarum Super. Akhirnya Kansas sehat dan tumbuh dengan Sampoerna.

Cerita Humor tentang tidur yang kocak

Cerita Humor tentang tidur yang kocak
Dibawah ini Cerita Humor tentang tidur yang kocak, tentunya anda penggemar humor tidak akan melewatkannya.

1. Tidur Siang: Baby Sitter Baru

Seorang baby sitter baru sedang merayu anak balita majikan nya agar mau tidur siang

Baby sitter: “Dek.. Bobo yuuuk”

Anak: “Dasar kau keong racun, baru kenal udah ngajak tidur..”

2. Kisah Lucu Tidur Siang: Tes Otak

Tes kelemotan otak:

1. Jawab spontan, jangan kelamaan mikir.

2. Baca satu demi satu.

3. Konsentrasi..

Permainan konsentrasi warna. Mulaiii.

1. Kertas HVS warnanya apa?

2. Awan warnanya apa?

3. Tissu warnanya apa?

4. Sapi minum apa?

Yang ngejawab susu konsentrasi anda terganggu, karena sapi minum air..

1. Rambut anda warna apa?

2. Alis warnanya apa??

3. Aspal warnanya apa??

4. Kelelawar tidurnya kapan?

Yang menjawab malam, artinya konsentrasinya tergganggu, karena kelelawar tidur siang hari.

1. Warna dari cendol apa?

2. Daun kelapa warnanya apa?

3. Warna umum rumput?

4. Jerapah makan apa?

Yang jawab rumput, itu salah, karena Jerapah makan daun.

3. Tidur Siang: Kedatangan Tamu

Tepat jam dua belas siang, Istri Bagong, Yati Pesek namanya. Dikejutkan dengan suara orang yang mengetuk pintu rumah. Terlebih Yati Pesek baru saja ingin tidur siang, karena tugas ia sebagai seorang istri sudah dituntaskan. Dengan mengenakan baju tidur yang tipis, dan baru saja mau beranjak ke tempat tidur, orang itu semakin keras mengetuk pintu. Mau tidak mau, Yati Pesek pun menghampirinya.

Yati Pesek: “Ada apa yah? Kalau untuk menawarkan barang, maaf saya kurang minat!”

Pria: “Oh saya tidak menawarkan barang ibu, hanya ingin bertanya, mau-kah ibu memuaskan suami?”

Sontak, Yati Pesek pun menutup pintunya. Dan si tamu terus mengulang mengetuk pintu lagi untuk yang kedua kali.

Yati Pesek: “Ada apa lagi siiih?!! Saya tidak minat!!”

Pria: “Saya hanya ingin memberitahukan ibu bagaimana cara memuaskan suami.”

Yati Pesek: “Anda terlalu lancang bicaranya! Asal anda tahuu yaaah? Saya ini tipe istri yang pinter melayani suami!!”

Pria: “Aaah itu perasaan ibu saja, tetapi pada kenyataannya tidak kan?!!”

Yati Pesek: “Kamu sok tahuuu!!”

Pria: “Sebenarnya ibu bisa memuaskan suami nggak siih?!”

Yati Pesek: “Lama-lama anda semakin kurang ajaar!! Apa buktinya kalau saya tidak bisa melayani dan memuaskan suami sayaaa??!! Jawaaaaaaaaaaaab!!”

Pria: “Mau tau buktinya? (Sambil menujukan video di handphone-nya) dan ini satu bukti bahwa suami ibu selingkuh dengan istri saya!! Video ini sebagai buktinya..”

Yati Pesek: !!@@###

4. Tidur Siang: Berburu Mangsa

Pada suatu siang, seekor kelelawar penghisap darah (vampir) tampak kelaparan karena malamnya belum sempat mencari mangsa. Maka ia mengajak temannya yang sedang asyik tidur siang untuk mencari mangsa bersama.

Vampir I: “Hei bro, temenin gua cari mangsa yuk.”

Vampir 2: “Gile lu.. siang-siang begini cari mangsa ke mana?”

Vampir I: ” Ya udah.. kalau ngga mau ya ngga apa-apa.. tapi ntar jangan minta ya!”

Kemudian dia pun terbang meninggalkan gua sarangnya. Tidak sampai 5 menit kemudian, sang vampir pun kembali dengan mulut berlumuran darah dan hinggap di sebelah temannya tadi.

Vampir 2: “Jagoan lu.. siang-siang begini bisa dapet mangsa.. cepet lagi! Dapet mangsa di mana?”

Vampir 1:” Noh.. lu liat pohon di depan gua kita?”

Vampir 2: “Iya.. kenapa?”

Vampir 1: “Nah.. GUE NGGAK LIAT!”

5. Kisah Lucu Tidur Siang Dapat Membatalkan Puasa

10 Hal Yang Membuat Puasa Kita Batal

1. MENYENTUH-NYENTUH DENGAN SENGAJA BAGIAN PAYUDARA SEBELAH KIRI DARI MANTAN PACAR KITA.

Sedangkan jika menyentuh bagian payudara sebelah kanan, maka adalah dapat membatalkan puasa juga. sedangkan jika menyentuh kedua bagian tersebut secara bersamaan, maka dosanya menjadi double.

2. TIDUR SIANG DIATAS BADAN ORANG LAIN YANG BUKAN MUHRIMNYA.

Sedangkan jika tidur siang dibawah badan orang lain yang bukan muhrimnya, maka puasa kita tidak batal, tetapi orang lain yang bukan muhrimnya tersebut puasanya menjadi batal. tetapi, jika kita turut merasa enjoy, maka puasa kita batal juga.

3. MELOMPAT-LOMPAT DI SAAT MENYAKSIKAN FILM PORNO.

Sedangkan jika kita tidak melompat-lompat disaat menyaksikan film porno, maka puasa kita tetap batal. hanya saja, orang yang melompat-lompat berarti lebih batal.. karena berarti gembira disaat nonton film porno.

4. MELUDAH.

Meludah adalah batal jika air ludah tersebut mengenai alat kelamin lawan jenis kita. jika air ludah tersebut tidak mengenai alat kelamin lawan jenis, dan diulang terus hingga alat kelamin lawan jenis tersebut akhirnya terkena air ludah dan kemudian menjadi basah, maka puasa kita tetap batal.

5. BERLARI SEKUAT TENAGA.

Berlari sekuat tenaga menuju rumah pelacuran adalah dapat membatalkan puasa. Sedangkan berlari sekuat tenaga tetapi tidak menuju ke tempat pelacuran, tetapi akhirnya kemudian tersasar menuju ke tempat pelacuran dan berhubungan intim dengan salah seorang pelacur, maka puasa orang tersebut menjadi batal. Sedangkan orang yang berlari sekuat tenaga lalu terpeleset dan terjatuh diatas pelacur yang tidak mengenakan selembar kain apapun, dan lalu orang tersebut juga sudah telanjang, maka puasanya juga menjadi batal.

6. BERTERIAK-TERIAK WAKTU SIANG HARI.

Berteriak-teriak waktu siang hari disaat berhubungan intim dengan lawan jenis adalah dapat membatalkan puasa. Sedangkan orang yang mendengar teriakan orang yang berhubungan intim waktu siang hari, lalu orang tersebut mengintip aktifitas tersebut dan merasa enjoy, maka puasa orang tersebut juga menjadi batal.

7. MELEMPAR UANG LOGAM.

Melempar uang logam sehingga mengenai payudara seorang gadis dan lalu
kita mengusap-usap payudara tersebut selama 2 jam karena kasihan terhadap gadis tersebut adalah dapat membatalkan puasa. sedangkan jika uang logamtersebut mengenai payudara seorang gadis dan lalu gadis tersebut meminta kita untuk mengulanginya (sehingga kita menjadi letih dan haus), dan lalu kita minum teh botol bersama gadis tersebut dan lalu gadis tersebut mengajak kita untuk berhubungan intim dan kita menyetujuinya, maka puasa kita menjadi batal.

8. MEMPERBAIKI KOMPUTER YANG RUSAK.

Memperbaiki komputer yang rusak di rumah seorang gadis seksi dan kemudian gadis seksi tersebut menggoda kita untuk berhubungan intim dan kemudian kita tergoda dan akhirnya kita tidak jadi memperbaiki komputer tetapi malah berhubungan intim, maka puasa kita menjadi batal. sedangkan jika kita hendak memperbaiki komputer yang rusak di rumah seorang gadis seksi, tetapi ternyata gadis seksi tersebut tidak memiliki komputer tetapi akhirnya kita memperkosa gadis seksi tersebut, maka puasa kita juga menjadi batal.

9. MEMBACA BUKU PELAJARAN.

Membaca buku pelajaran tetapi di dalam buku pelajaran tersebut terdapat buku stensil “enny arrow” adalah dapat membatalkan puasa. Sedangkan jika di dalam buku pelajaran tersebut tidak terdapat buku stensil “enny arrow”, tetapi kita lalu meminjam buku stensil “enny arrow” kepada seorang pelacur dan lalu pelacur tersebut mengajak kita berhubungan intim dan kita menyetujuinya, maka puasa kita juga menjadi batal.

10. DUDUK.

Duduk sambil makan nasi padang adalah dapat membatalkan puasa. sedangkan duduk sambil menggoda ibu penjual nasi padang, lalu berselingkuh dengan ibu tersebut, juga membatalkan puasa.

6. Kisah Lucu Tidur Siang: Orang Ganteng

Anak krakatau dikit lg meletus.. Biasanya yg namanya anak itu harus bisa membanggakan orang tuanya. Kamu memang cantik, sayangnya kamu belum operasi kelamin.. Cowok jelek dapet cewek cantik itu ANUGRAH.. Cewek cantik dapet cowok jelek itu KUTUKAN..

Kalo ganteng itu dosa, mungkin gue bakal masuk neraka paling bawah #MaklumGantengBanget.. Kalo bobo ganteng itu udah biasa.. Nah kalo bobo jelek itu yg susah #MaklumOrangGanteng.. Pengen tidur siang, tapi udah malam.. Cinta itu BUTA. Makanya banyak cowok yg suka ‘meraba-raba’ ceweknya selagi ada kesempatan..

7. Kisah Lucu Tidur Siang Anggota DPR

Jangan terlanjur berpikir buruk tentang anggota DPR yang tidur di dalam ruang persidangan. Karena, berbagai alasan bisa terjadi. Memang ada penyebab negatif tetapi juga ada alasan manusiawi yang harus dimaklumi.

1. Anggota DPR selalu menghargai nasehat orangtua. Kata orang tua tidur siang itu penting dan sehat, supaya terhindar dari penyakit berbahaya dan awet muda.

2. Tidur tidak tidur, mereka dibayar. Jadi, lebih baik tidur.

3. Pasti akan gantuk mendengar pembicaraan berbelit, tidak berisi, penuh daya khayal, munafik, berliku, kaku, tak ada tujuan pasti arahnya.

4. Kalau ingin menjatuhkan musuh besarnya. Anggota DPR pasti bersemangat dan pantang menyerah. Dijamin 7 hari 7 malam melek terus karena demi memperjuangkan kepentingan dirinya dan partainya.

5. Tidak semua anggota DPR tidur. Mereka hanya tidur bila bicara soal rakyat. Tapi bila sudah bicara tentang duit, gaji, tunjangan, posisi jabatan, proyek, matanya melek smua hingga dinihari.

6. Mereka tidak tidur. Mereka sedang merenung dan bermimpi bagaimana agar rakyatnya dan dirinya tambah kaya, setidaknya balik modal, karena gajinya banyak disetor ke kas partai, bayar cicilan vila dan mobil mewah, dan konstituen! Pada saat yang sama gerak mereka tak bebas lagi setelah ada KPK.

7. Karena yang dibahas dalam sidang tidak menyangkut kepentingan diri sendiri dan partainya. Seandainya menyangkut individu dan partai, pasti diskusi dan interupsi tak pernah putus.

8. Ruang sidang sangat nyaman tempatnya dingin harum dan kursinya nyaman sekali. Makanya kalo sudah duduk lupa berdiri.

9. Mereka memikirkan nasib bangsa ini tanpa henti. Jadi kalo pas sidang mereka tidur kelelahan, biar masyarakat bisa melihat betapa “capek” mengurus bangsa ini.

10. DPR selalu menjujung tinggi hukum dan undang-undang dalam setiap mengemukakan pendapat. Dalam aturan tata tertib persidangan, hanya dilarang mengganggu jalannya sidang.jadi, tidur saat sidang tdk melanggar aturan & undang2.